PKS BEKASI, 5 Juni 2026 – Pembukaan Open Turnamen Tenis Meja H. Jalal Cup sekawasan Bekasi tahun 2026 yang digelar di Kantor RW 036 Perumahan Kartika Wanasari 2, Sabtu (5/6), tak hanya dihadiri oleh inisiatornya, Haji Jalal Abdul Nasir, Anggota DPR RI dari PKS. Kegiatan ini juga diramaikan kehadiran Budi Muhammad Mustafa, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi sekaligus pengurus DPD PKS Kabupaten Bekasi.
Kehadiran Budi Muhammad Mustafa menjadi sorotan tersendiri. Dalam sambutannya, politisi yang akrab disapa Budi MM ini memberikan penjelasan penting mengenai arah dan tujuan sebenarnya dari penyelenggaraan turnamen yang digagas Haji Jalal Abdul Nasir tersebut. Ia menegaskan, ajang yang berlangsung saat ini bukanlah sasaran akhir, melainkan langkah awal menuju program yang lebih strategis dan berjangka panjang.
“Turnamen yang kita buka hari ini bukanlah target utama yang ingin dicapai oleh Bapak Haji Jalal. Ini baru permulaan. Rencana ke depannya, kegiatan serupa akan khusus diselenggarakan untuk kalangan remaja dan generasi muda,” ungkap Budi Muhammad Mustafa.
Menurutnya, langkah tersebut sangat penting demi memastikan keberlanjutan dan regenerasi atlet tenis meja di wilayah Kabupaten Bekasi. Tanpa pembinaan sejak dini dan ruang berkompetisi yang memadai bagi kaum muda, potensi yang dimiliki daerah dikhawatirkan tidak akan berkembang secara maksimal.
“Ini demi menjamin regenerasi pemain tenis meja di Kabupaten Bekasi agar tetap terjaga dan terus menghasilkan bibit-bibit unggul di masa mendatang. Kalau hari ini kita mulai membuka kesempatan, besok lusa mereka yang muda akan tampil dan membawa nama daerah ini ke kancah yang lebih luas,” tegasnya.
Dengan adanya rencana tersebut, H. Jalal Cup tak lagi sekadar menjadi ajang pertandingan biasa, melainkan telah menjelma menjadi wadah pembinaan yang terstruktur. Dukungan dari Budi Muhammad Mustafa juga memperkuat komitmen para wakil rakyat dari PKS untuk terus memperhatikan dunia olahraga, tidak hanya dari sisi pembangunan sarana, tetapi juga pembinaan sumber daya manusia sejak usia dini.
Turnamen yang dibuka di lingkungan warga ini pun semakin bermakna, karena di balik setiap pertandingan yang berlangsung tersimpan harapan besar untuk mencetak atlet-atlet andalan yang kelak dapat mengharumkan nama Kabupaten Bekasi di tingkat yang lebih tinggi.
(Kang Holil)















