PKS BEKASI–Dalam rangka memeriahkan Milad Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke-24 tahun, PKS Muda Kabupaten Bekasi resmi menggelar turnamen sepak bola bergengsi bertajuk “Fun Mini Soccer Sahaja Cup Se-Kab. Bekasi”. Kompetisi yang diperuntukkan bagi pemain usia 17–45 tahun ini berlangsung meriah di GOR Mini Soccer Ganda Agung Warung 1 pada 11–12 Juli 2026.
Turnamen ini diikuti oleh 24 tim peserta yang merupakan klub perwakilan dari setiap DPC PKS se-Kabupaten Bekasi. Kehadiran para ketua DPC yang mengawal langsung tim kebanggaannya menambah atmosfer kompetisi menjadi semakin kompetitif namun tetap penuh kehangatan persaudaraan.
Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Ketua (BKAP) DPD PKS Kabupaten Bekasi, Ustadz Kawidi, mewakili Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Ahmad Hisyam. Turut hadir pula Ketua Bidang Pemuda DPD PKS Kabupaten Bekasi, Fazri Azhar Ramdani, serta Ketua Panitia Pelaksana, Umar.
Ketua BPPM Fazri menyampaikan apresiasi kepada Haji jalal sebagai sponsor utama kegiatan ini dan juga DPD atas supportnya, juga atas antusiasme seluruh peserta yang telah mendaftar dengan biaya registrasi Rp200.000 per tim demi memperebutkan total hadiah jutaan rupiah, di mana Juara 1 akan membawa pulang piagam dan uang tunai Rp3.000.000, Juara 2 sebesar Rp2.000.000, dan Juara 3 sebesar Rp1.000.000.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Ahmad Hisyam, yang diwakili oleh Ketua BKAP, Ustadz Kawidi. Mengawali sambutannya, beliau melantunkan sebuah pantun yang membakar semangat para kader muda:Pergi ke lapangan membawa bola,Bermain kompak penuh semangat.Pemuda PKS teruslah berkarya,Menjadi generasi hebat pembawa manfaat.
“Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk bermain sepak bola. Hari ini kita sedang membangun sebuah kebersamaan, membangun persaudaraan, dan menyiapkan generasi muda yang akan melanjutkan estafet perjuangan,” ujar Ustadz Kawidi dalam pidatonya.
Beliau menekankan bahwa anak muda adalah energi perubahan dan kekuatan masa depan Beliau juga menyelipkan filosofi mendalam dari olahraga sepak bola yang sangat relevan dengan nilai perjuangan partai.
“Dalam sepak bola ada sebuah pelajaran penting: tidak ada kemenangan tanpa kerja sama tim. Sehebat apapun seorang striker, tetap membutuhkan gelandang yang memberi umpan, bek yang menjaga pertahanan, dan kiper yang mengamankan gawang. Begitu pula perjuangan kita. Kemenangan besar tidak diraih oleh satu orang, tetapi oleh tim yang solid, kader yang bergerak, struktur yang kuat, dan anak muda yang siap mengambil peran,” lanjutnya.
Melalui turnamen ini, PKS berharap pemuda di Kabupaten Bekasi menjadi generasi yang kuat spiritualnya, sehat fisiknya, tajam pikirannya, luas pergaulannya, dan besar kontribusinya. Lapangan hijau ini diharapkan menjadi tempat melatih sportivitas sebelum terjun ke lapangan perjuangan masyarakat yang jauh lebih luas. Menuju tahun 2029, PKS membutuhkan energi baru dari para pemuda yang siap menjadi pemain utama perubahan, bukan sekadar penonton.
“Mari jadikan semangat sepak bola ini sebagai semangat perjuangan: bergerak bersama, berlari bersama, saling menguatkan, dan mencetak kemenangan bersama. Dari lapangan mini soccer ini, insya Allah lahir pemimpin-pemimpin muda PKS masa depan serta kekuatan besar untuk melayani masyarakat Kabupaten Bekasi. Teruslah bersemangat, teruslah berkhidmat!” pungkasnya sembari disambut takbir dan gemuruh tepuk tangan peserta.
Sebagai tanda dibukanya turnamen Sahaja Cup secara resmi, dilakukan prosesi kick-off simbolis yang sangat menarik. Ustadz Kawidi (mewakili DPD) bersama Bang Fazri Azhar Ramdani bertindak sebagai penendang bola penalti, sementara Ketua Panitia, Umar, langsung turun ke lapangan bertindak sebagai penjaga gawang (kiper).
Dengan dilaksanakannya prosesi kick-off tersebut, peluit pertama pertandingan resmi ditiup. Seluruh tim kini siap bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, mengenakan seragam kebanggaan tim masing-masing serta tetap menjaga nilai-nilai menutup aurat selama kompetisi berlangsung.















