PKS Bekasi — Pelatihan Perempuan Siaga (Latansa) anggota pelopor PKS Kabupaten Bekasi resmi ditutup setelah menjalani rangkaian kegiatan pembinaan di Camping Ground Gunung Pancar, Sentul, Bogor, Ahad (30/8/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Membentuk Pribadi Muslimah yang Tangguh, Kokoh dan Berdaya” ini diikuti sebanyak 392 peserta.
Penutupan Latansa dilakukan oleh Ketua Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) PKS Kabupaten Bekasi, Ustadz Kawidi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Latansa bagi anggota perempuan maupun Kembara bagi anggota laki-laki merupakan bagian penting dalam proses pembinaan kader.
“Latansa untuk anggota akhwat atau perempuan, ataupun Kembara untuk anggota ikhwan atau laki-laki, merupakan wasilah tarbiyah yang tidak bisa diwakilkan,” ujar Kawidi.
Ia menjelaskan, meskipun Latansa merupakan bagian dari proses kaderisasi dan tarbiyah, pelaksanaan teknis kegiatan tersebut bukan dilakukan oleh BKAP. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bidang Kepanduan dan Bela Negara (BKBN) sebagai bagian dari sarana pembinaan anggota.
“Pelaksananya bukan dari BKAP, akan tetapi oleh Bidang Kepanduan dan Bela Negara (BKBN),” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kawidi juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para suami yang telah memberikan izin dan dukungan kepada para istri untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Latansa.
“Sampaikan ucapan terima kasih kami dari BKAP untuk para suami yang telah mengizinkan para istri untuk bisa mengikuti acara ini,” tuturnya.
Menurutnya, dukungan keluarga merupakan bagian penting yang turut memungkinkan para peserta mengikuti proses pembinaan dengan baik. Kebersamaan yang terbangun selama Latansa diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan berakhir, tetapi dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.
Kawidi kemudian mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kebersamaan selama Latansa sebagai bagian dari ikatan ukhuwah yang terus dirawat dalam menjalankan amanah dan aktivitas organisasi.
“Semoga acara ini diridhoi oleh Allah SWT dan semoga kebersamaan kita di Latansa ini juga kita harapkan bisa diwujudkan hingga kita bersama di surga nanti,” pungkasnya.
Penutupan Latansa menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan pembinaan yang memadukan aspek keterampilan, kedisiplinan, kesiapsiagaan, kebugaran, ukhuwah, dan penguatan ruhiyah. Diharapkan, para peserta kembali ke lingkungan masing-masing dengan semangat baru untuk terus bertumbuh sebagai muslimah yang tangguh, kokoh, berdaya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.















