::
DPD PKS Kabupaten Bekasi - DPD PKS Kabupaten Bekasi - DPD PKS Kabupaten Bekasi - DPD PKS Kabupaten Bekasi -
Website DPD PKS Kabupaten Bekasi
Mengenal PKS

Ahmad Fakhruddin: Pengurus DPC PKS Perlu Bangun Kepemimpinan Berorientasi Pelayanan dan Kolaborasi

BP2KP DPW PKS Jawa Barat, Ahmad Fakhruddin

BOGOR, PKSBekasi – Kepala Bidang Pelatihan dan Pengembangan Kepemimpinan Partai (BP2KP) DPW PKS Jawa Barat, Ahmad Fakhruddin, STP., MT, mengajak para pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS se-Kabupaten Bekasi membangun kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan, pengembangan kapasitas diri, serta penguatan kolaborasi dalam organisasi.

Pesan tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam agenda Akademi Pemimpin Indonesia (API) yang berlangsung di Bogor, Ahad (26/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Fakhruddin menyampaikan materi bertajuk “Menjadi Pengurus DPC: Melayani Sepenuh Hati untuk Kemenangan Dakwah” kepada para peserta Training Pengurus DPC PKS se-Kabupaten Bekasi.

Dalam paparannya, Ahmad Fakhruddin menekankan bahwa kepengurusan bukan sekadar menjalankan tugas organisasi, tetapi juga menjadi proses pembelajaran dan pembentukan karakter kepemimpinan.

Menurutnya, setiap amanah yang diberikan perlu dipandang sebagai kesempatan untuk terus bertumbuh, baik secara pribadi maupun dalam kemampuan memimpin. Karena itu, seorang pengurus dituntut memiliki kerendahan hati, kesediaan untuk belajar, dan komitmen memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat.

Ia juga mengulas tantangan yang kerap dihadapi para pengurus, seperti menurunnya semangat akibat kelelahan atau rutinitas organisasi. Untuk itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga motivasi dengan kembali mengingat tujuan awal pengabdian, membangun komunikasi yang baik dengan rekan-rekan dalam organisasi, serta tetap fokus pada manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.

Menurut Ahmad Fakhruddin, semangat pengabdian akan lebih terjaga apabila setiap pengurus memiliki tiga fondasi utama, yakni memahami makna dari tugas yang dijalankan, terus meningkatkan kompetensi melalui pembelajaran, serta membangun hubungan yang saling menguatkan di dalam tim. Ketiga aspek tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi dan produktivitas organisasi.

Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan yang efektif lahir dari semangat melayani. Seorang pemimpin, katanya, tidak hanya bertugas mengarahkan, tetapi juga hadir untuk membantu, mendukung, dan memfasilitasi anggota tim agar dapat berkembang bersama.

Selain itu, Ahmad Fakhruddin mengajak para peserta membangun mental tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi. Ia menilai setiap kesulitan seharusnya dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas diri, bukan sebagai hambatan yang menghentikan langkah.

“Masalah bukan tanda Allah meninggalkan kita, tetapi cara Allah menaikkan kelas kita,” ujar Ahmad Fakhruddin.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya menciptakan budaya organisasi yang sehat melalui psychological safety atau rasa aman secara psikologis. Menurutnya, lingkungan kerja yang terbuka, saling menghargai, serta memberikan ruang bagi anggota untuk menyampaikan ide maupun mengakui kesalahan tanpa rasa takut akan mendorong lahirnya kerja sama tim yang lebih solid dan berkinerja tinggi.

Menutup materinya, Ahmad Fakhruddin mengajak seluruh peserta menjadikan setiap amanah sebagai bentuk pengabdian yang dijalankan dengan penuh integritas dan keikhlasan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari capaian program, tetapi juga dari tumbuhnya budaya pelayanan, meningkatnya kualitas sumber daya manusia, serta semakin besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat.

Melalui penguatan karakter kepemimpinan, budaya kolaborasi, dan semangat melayani, ia berharap para pengurus DPC PKS Kabupaten Bekasi mampu menjalankan amanah secara profesional sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan lingkungan sekitarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Akademi Pemimpin Indonesia (API) yang diselenggarakan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan para pengurus PKS, sehingga mampu membangun organisasi yang adaptif, kolaboratif, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Kalimat dan sudut pandang di atas bersifat aman untuk konsumsi publik karena berfokus pada pengembangan kepemimpinan, kapasitas organisasi, dan pelayanan kepada masyarakat tanpa memuat ajakan politik elektoral ataupun klaim yang berpotensi menimbulkan kontroversi.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com