PKS Bekasi — Sebanyak 495 anggota pelopor Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi mengikuti Pelatihan Perempuan Siaga (Latansa) di Camping Ground Batu Gede, Gunung Pancar, Sentul, Bogor, Ahad (13/9/2026).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Akhmad Hisyam, sebagai bagian dari upaya memperkuat militansi anggota, membangun soliditas, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalankan amanah dakwah.
Dalam sambutannya, Akhmad Hisyam menegaskan bahwa kekuatan utama PKS tidak hanya bertumpu pada soliditas struktur dan kerja kolektif, tetapi juga pada militansi anggota yang dibentuk melalui proses pembinaan tarbiyah.
“Modal dasar kita selain soliditas struktur dan kerja kolektif adalah militansi anggota yang dibentuk melalui Tarbiyah Unit-unit Pembinaan Anggota (UPA). Saya ingin di Kabupaten Bekasi ini semuanya kembali ke UPA dengan semangat tarbawi,” ujar Akhmad Hisyam.
Akhmad Hisyam juga mengingatkan pentingnya karakter disiplin bagi setiap kader dan anggota PKS. Menurutnya, kesibukan bukan alasan untuk mengabaikan kewajiban, melainkan menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan pengelolaan waktu dan komitmen yang baik.
“Karakter dari PKS itu adalah disiplin, karena kewajiban kita lebih banyak dari waktu yang kita miliki, biasanya semua aktivitas kita hanya bisa diselesaikan oleh orang-orang sibuk,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa semangat tarbiyah perlu terus dihidupkan agar anggota memiliki fondasi keimanan, kedisiplinan, dan kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan dakwah.
Selain pembinaan militansi, kegiatan Latansa juga menjadi momentum mempererat ukhuwah di antara anggota pelopor PKS Kabupaten Bekasi.
Akhmad Hisyam menyampaikan bahwa kebersamaan dalam berbagai aktivitas akan menjadi ruang tumbuhnya rasa persaudaraan dan saling menguatkan.
“Ukhuwah kita akan tumbuh seiring dengan kebersamaan kita dalam berbagai kegiatan. Semoga kebersamaan kita ini terbawa hingga ke Syurga-Nya tanpa ada yang tersisa. Ketika kita bertemu saudara kita, bayangkan kebaikan-kebaikannya, jangan keburukannya,” pesannya.
Pesan tersebut menjadi pengingat agar setiap anggota senantiasa mengedepankan prasangka baik, saling menghargai, dan menjaga persaudaraan dalam menjalankan aktivitas organisasi maupun dakwah.
Dalam kesempatan itu, Akhmad Hisyam turut menyoroti pentingnya menjaga kesehatan bagi para anggota dakwah.
Ia mengingatkan bahwa para pendiri dakwah telah menempatkan perhatian terhadap kesehatan sebagai salah satu bagian penting dalam pembinaan diri, setelah membaca dan mempelajari Al-Qur’an.
“Pendiri dakwah ini meletakkan menjaga kesehatan dalam urutan ketiga setelah membaca Al-Qur’an dan mempelajarinya. Sebegitu pentingnya kita diperintahkan untuk menjaga kesehatan,” ungkapnya.
Menurutnya, kesehatan merupakan modal penting agar anggota mampu menjalankan berbagai amanah dakwah secara optimal dan berkelanjutan.
Menghadapi perjalanan dakwah ke depan, Akhmad Hisyam mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi akan semakin berat. Seiring bertambahnya usia, tanggung jawab dan beban dakwah juga akan semakin besar.
“Saya mengingatkan bahwa ke depan ujian dakwah kita akan semakin berat. Bertambahnya usia kita, bertambah juga beban dakwah kita,” katanya.
Karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan Latansa sebagai sarana memperkuat kesiapan mental, fisik, dan spiritual dalam menjalankan amanah.
Menutup sambutannya, Akhmad Hisyam berpesan agar seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, dan keikhlasan.
“Terakhir saya berpesan mari kita semangat dalam mengikuti acara ini, mengikuti tata tertib, mengikuti seluruh agenda, mengikuti dengan ikhlas, penuh semangat sampai akhir acara. Mudah-mudahan Allah ridhoi apa yang kita ikhtiarkan,” pungkasnya.
Pelatihan Perempuan Siaga (Latansa) Anggota Pelopor PKS Kabupaten Bekasi ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas, meningkatkan militansi, menjaga kesehatan, serta menumbuhkan ukhuwah di antara anggota.
Dengan semangat tarbiyah dan kebersamaan, para anggota pelopor PKS Kabupaten Bekasi diharapkan semakin siap menghadapi tantangan dakwah dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.















