::
DPD PKS Kabupaten Bekasi - DPD PKS Kabupaten Bekasi - DPD PKS Kabupaten Bekasi - DPD PKS Kabupaten Bekasi -
Website DPD PKS Kabupaten Bekasi
Mengenal PKS

Yusuf Fatullah Fajri: Ada Harapan dan Tantangan Besar dalam Kondisi Perburuhan Kabupaten Bekasi

PKS BEKASI, 1 Mei 2026 – Memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada hari ini, Jumat (1/5/2026), Ketua Bidang Ketenagakerjaan (Bidnaker) DPD PKS Kabupaten Bekasi, Yusuf Fatullah, menyampaikan pandangannya mendalam terkait kondisi dunia kerja di wilayahnya yang dikenal sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

Dengan memiliki 12 kawasan industri dan menampung sekitar 6.000 perusahaan, Kabupaten Bekasi menjadi penopang utama perekonomian nasional sekaligus tempat berkumpulnya jutaan tenaga kerja. Menurut Yusuf, kondisi perburuhan di daerah ini memiliki dua sisi yang saling beriringan: sisi harapan yang terus tumbuh, namun diikuti tantangan yang masih membutuhkan penyelesaian serius.

Harapan yang Terus Berkembang

“Menjelang Hari Buruh tahun ini, kami melihat ada sejumlah kemajuan yang patut diapresiasi. Banyak perusahaan yang mulai menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan pekerjanya. Penyerapan tenaga kerja lokal juga berjalan cukup signifikan, sehingga mampu mengurangi angka pengangguran di wilayah kita,” ungkap Yusuf saat diwawancara.

Selain itu, politisi yang juga fokus pada isu ketenagakerjaan ini menilai kesadaran akan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga semakin membaik di beberapa sektor industri. Hal ini menjadi modal penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan layak bagi seluruh pekerja.

Tantangan yang Masih Menjadi Pekerjaan Rumah

Meskipun ada kemajuan, Yusuf menegaskan bahwa persoalan klasik di dunia kerja belum sepenuhnya tuntas. Masih banyak masalah yang harus diselesaikan bersama oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Kita masih menemukan kesenjangan upah yang cukup terasa, terutama di sektor non-formal. Selain itu, status hubungan kerja yang sering menggunakan sistem outsourcing dan PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) kerap kali menimbulkan ketidakpastian bagi masa depan pekerja,” jelasnya.

Tidak hanya itu, akses jaminan sosial bagi pekerja harian lepas juga masih menjadi kendala utama. Kondisi ini diperparah dengan tekanan ekonomi global pasca-pandemi yang seringkali berimbas langsung pada stabilitas lapangan kerja, di mana perusahaan cenderung melakukan efisiensi yang berdampak pada posisi pekerja.

Peran Bidnaker PKS Kabupaten Bekasi

Yusuf menambahkan, pihaknya terus berperan sebagai jembatan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah. Berbagai program dan advokasi terus dilakukan untuk memastikan hak-hak buruh terpenuhi, sekaligus mendukung keberlangsungan industri agar tetap tumbuh dan menyerap tenaga kerja.

“Di Hari Buruh ini, kami berharap semua pihak dapat bersinergi. Kesejahteraan buruh dan kemajuan industri adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Ketika buruh sejahtera, produktivitas akan meningkat, dan industri pun akan berkembang lebih baik,” pungkas Yusuf Fatullah.  

Penulis: Tim Redaksi

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com