PKS BEKASI – Tambun Selatan, 7 Juni 2026 – Keinginan warga RW 014 Perumahan Bumi Lestari, Kelurahan Mangun Jaya, untuk memiliki balai warga yang representatif semakin menemukan titik terang. Harapan yang selama ini diperjuangkan bersama oleh pengurus lingkungan dan masyarakat mendapat perhatian dalam agenda reses yang berlangsung pada Ahad (7/6).
Balai warga menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat. Selama ini berbagai kegiatan kemasyarakatan, mulai dari rapat warga, posyandu, pembinaan generasi muda hingga kegiatan olahraga, masih menghadapi keterbatasan sarana yang memadai.
Aspirasi tersebut kembali mengemuka dalam Kunjungan Kerja Masa Reses Anggota DPD RI Komisi XII, H. Jalal Abdul Nasir, Ak., yang berlangsung di lingkungan RW 014. Kegiatan yang diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an itu dihadiri oleh Ketua RW 014 Rohmad, para Ketua RT, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus DPC PKS Tambun Selatan.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, warga menyampaikan berbagai kebutuhan lingkungan yang masih memerlukan perhatian. Salah satu yang menjadi perhatian bersama adalah percepatan pembangunan Balai RW yang diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua RW 014 Rohmad menyampaikan bahwa aspirasi tersebut merupakan kebutuhan nyata warga yang telah lama diperjuangkan bersama.
Menurutnya, komunikasi yang terjalin baik antara warga, pengurus lingkungan, dan berbagai pihak telah membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan di wilayahnya.
Respons positif pun muncul dalam forum tersebut. H. Jalal Abdul Nasir menyatakan kesiapannya untuk membantu mendukung pembangunan Balai RW 014 serta pengadaan lantai granit masjid yang menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat setempat.
Dukungan tersebut disambut baik oleh warga. Bahkan dalam semangat gotong royong, peserta yang hadir bersepakat agar sebagian alokasi biaya kegiatan reses turut dimanfaatkan untuk mendukung percepatan pembangunan balai warga.
Ketua Panitia Pembangunan Balai RW, Darso, menjelaskan bahwa keberadaan balai warga nantinya akan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
“Balai warga ini akan menjadi pusat kegiatan masyarakat. Mulai dari senam, posyandu, rapat warga, pembinaan generasi muda hingga berbagai kegiatan sosial lainnya,” ujarnya.
Selain membahas pembangunan lingkungan, kegiatan reses juga menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan para pemangku kebijakan. Berbagai aspirasi terkait fasilitas umum, pelayanan masyarakat, dan kebutuhan lingkungan disampaikan secara langsung oleh warga.
Di balik terselenggaranya dialog tersebut, peran pengurus lingkungan bersama jejaring pelayanan masyarakat di wilayah setempat turut membantu membuka akses komunikasi antara warga dan para pengambil kebijakan. Melalui proses inilah berbagai kebutuhan masyarakat dapat tersampaikan secara lebih terstruktur dan berpeluang untuk ditindaklanjuti.
Bagi warga RW 014, nilai terpenting dari kegiatan ini bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan adanya harapan bahwa aspirasi yang selama ini diperjuangkan bersama mulai menemukan jalan menuju realisasi.
Semangat kolaborasi antara warga, pengurus lingkungan, tokoh masyarakat, dan para pemangku kebijakan diharapkan terus terjaga sehingga pembangunan yang dibutuhkan masyarakat dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan.















