BOGOR, PKSBekasi – Anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi sekaligus Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Ani Rukmini, mengajak kader PKS untuk memahami proses politik anggaran sebagai bekal dalam memperkuat advokasi terhadap aspirasi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Ani Rukmini saat menjadi narasumber dalam kegiatan Akademi Pemimpin Indonesia (API) yang diselenggarakan DPD PKS Kabupaten Bekasi di Nite and Day MDC Gadog, Bogor, Sabtu–Ahad (25–26 Juli 2026). Dalam sesi pembekalannya, peserta mendapatkan pemahaman mengenai proses perencanaan pembangunan daerah, penyusunan anggaran, serta pentingnya komunikasi dan sinergi dalam mengawal aspirasi masyarakat.
Ani menjelaskan bahwa politik anggaran merupakan bagian dari proses pengambilan kebijakan publik yang menentukan prioritas pembangunan. Karena itu, kader diharapkan memahami tahapan perencanaan dan penganggaran daerah agar dapat mengawal berbagai aspirasi masyarakat secara tepat dan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Pemahaman terhadap proses perencanaan dan penganggaran akan membantu kader mengawal aspirasi masyarakat secara lebih efektif, mulai dari tahap penyampaian usulan hingga pelaksanaan program pembangunan,” ujar Ani.
Menurutnya, keberhasilan advokasi tidak hanya bergantung pada penyampaian aspirasi, tetapi juga pada komunikasi yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan serta pemahaman terhadap mekanisme pemerintahan. Dengan demikian, setiap usulan masyarakat dapat diperjuangkan melalui jalur yang tepat dan sesuai ketentuan.
Dalam materinya, Ani juga menekankan pentingnya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai aktivitas, seperti silaturahmi, reses, partisipasi dalam kegiatan sosial, hingga mendengarkan langsung kebutuhan warga. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga hubungan yang harmonis dengan konstituen.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa anggota legislatif memiliki fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Oleh karena itu, kader perlu memahami peran masing-masing lembaga agar dapat memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat mengenai proses pembangunan daerah.
Ani juga mengajak seluruh peserta API untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan membangun komunikasi yang konstruktif dengan struktur partai maupun masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan memperkuat kontribusi kader dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan publik.
Akademi Pemimpin Indonesia merupakan program pembinaan kepemimpinan DPD PKS Kabupaten Bekasi yang bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam aspek kepemimpinan, komunikasi organisasi, tata kelola, serta pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi Akhmad Hisyam, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Kabupaten Bekasi Budi Muhammad Mustafa, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) Dr. Nurdin Rivaldi, M.M., Ketua Bidang Pelatihan dan Pengembangan Kepemimpinan Partai (BP2KP) M. Abduh, Ketua Bidang Pembinaan Cabang (BPC) Eko Sutrisno, jajaran pengurus DPD dan DPC PKS Kabupaten Bekasi, anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi, serta Anggota DPR RI H. Jalal Abdul Nasir.















