PKS Bekasi – Ketua Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPP PKS, Taufik Jayadi, menyampaikan duka mendalam dan empati kepada masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sumatera. Ia menegaskan bahwa relawan kemanusiaan PKS telah turun langsung membantu masyarakat melalui berbagai aksi tanggap darurat dan pelayanan kemanusiaan.
Pernyataan tersebut disampaikan Taufik Jayadi saat diwawancarai dalam kegiatan Kemah Bela Negara (Kembara) Anggota Pelopor PKS Kabupaten Bekasi di Bumi Kepanduan Sentul, Bogor, pada 16–18 Oktober 2026.
“Atas musibah ini, kami menyampaikan duka mendalam dan empati yang besar kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah karhutla di wilayah Kalimantan dan Sumatera,” ujar Taufik.
Ia menjelaskan, aksi kemanusiaan PKS dikoordinasikan melalui Bidang Kepanduan dan Bela Negara bersama Departemen Penanggulangan Bencana. Para relawan diterjunkan untuk membantu masyarakat terdampak, sekaligus bersinergi dengan berbagai pihak dalam penanganan bencana.
Dalam penanganan karhutla, relawan kemanusiaan PKS terlibat langsung membantu upaya pemadaman di wilayah terdampak dengan bersinergi bersama berbagai unsur, termasuk TNI dan Polri.
Selain membantu penanganan kebakaran, relawan juga menjalankan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak asap. Upaya tersebut meliputi pembagian masker, penyediaan fasilitas rumah oksigen, pertolongan pertama, serta dukungan ambulans untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan.
Menurut Taufik, pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi dampak karhutla terhadap masyarakat, terutama mereka yang mengalami kesulitan beraktivitas akibat kondisi udara yang tercemar asap.
Selain penanganan darurat dan pelayanan kesehatan, relawan PKS juga menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut antara lain berupa air bersih, paket sembako, dan perlengkapan lapangan yang dibutuhkan warga.
Asap karhutla dan keterbatasan akses perjalanan membuat sebagian masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk menjangkau tempat perbelanjaan. Karena itu, distribusi bantuan menjadi salah satu bentuk dukungan untuk meringankan beban warga.
Taufik juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap kelompok rentan di lokasi bencana. Menurutnya, penanganan bencana perlu memperhatikan kebutuhan masyarakat yang paling berisiko agar mereka mendapatkan bantuan dan perlindungan yang memadai.
Taufik menegaskan bahwa penanganan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara relawan, TNI, Polri, dan lembaga-lembaga kemanusiaan lainnya menjadi bagian penting dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Ia berharap berbagai upaya yang dilakukan relawan PKS dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak karhutla. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung aksi kemanusiaan agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak warga.
Lebih lanjut, Taufik menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam penanganan bencana, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau oleh relawan maupun lembaga kemanusiaan berskala kecil.
“Harapannya, apa yang sudah kita lakukan ini juga didukung oleh masyarakat. Yang paling penting, upaya dari pemerintah agar lebih maksimal lagi untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana karhutla,” tegasnya.
Ia menambahkan, wilayah-wilayah dengan akses yang sangat sulit membutuhkan dukungan lebih besar agar masyarakat di lokasi tersebut tidak luput dari penanganan dan bantuan.
Melalui aksi kemanusiaan yang berkelanjutan dan kolaborasi berbagai pihak, PKS berharap dapat terus memberikan dukungan bagi masyarakat Kalimantan dan Sumatera yang terdampak karhutla. Semangat kepedulian dan gotong royong diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi bencana serta membantu masyarakat melewati masa sulit.