Skip to content

Saeful Islam Tegaskan Kedisiplinan Tanpa Privilege, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Ikuti Kembara PKS

PKS Bekasi – Menjadi anggota DPRD tidak membuat Saeful Islam merasa memiliki keistimewaan dalam mengikuti pembinaan kader. Anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi tersebut mengikuti Kemah Bela Negara (Kembara) Anggota Pelopor PKS Kabupaten Bekasi Gelombang I sebagai peserta, dengan tetap menjalani proses pembinaan dan aturan yang berlaku.

Saeful Islam, yang juga merupakan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, menyampaikan hal tersebut saat mengikuti kegiatan Kembara yang diselenggarakan DPD PKS Kabupaten Bekasi di Bumi Kepanduan Sentul, Bogor, pada 16–18 Oktober 2026.

Menurut Saeful, kedudukan sebagai anggota legislatif tidak seharusnya menjadi alasan untuk mendapatkan perlakuan istimewa dalam proses pembinaan kader. Setiap peserta perlu menghormati aturan dan menjalani konsekuensi yang berlaku tanpa membedakan jabatan.

“Meskipun saya sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi, tidak ada sesuatu yang istimewa buat saya. Tidak ada privilege buat saya ketika saya mendapatkan sanksi. Semua harus saya jalani, saya harus melakukan,” tegas Saeful.

Pernyataan tersebut menggambarkan pentingnya kedisiplinan dan komitmen pribadi dalam mengikuti proses pembinaan. Bagi Saeful, jabatan publik bukan alasan untuk menghindari aturan, melainkan tanggung jawab yang harus berjalan seiring dengan keteladanan dalam bersikap.

Kembara Menjadi Ruang Pembinaan Bersama

Kembara Anggota Pelopor PKS Kabupaten Bekasi Gelombang I merupakan kegiatan pembinaan yang diikuti sekitar 200 peserta. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Jumat–Ahad, 16–18 Oktober 2026, di Bumi Kepanduan Sentul, Bogor.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta mengikuti rangkaian pembinaan untuk memperkuat kebersamaan, kedisiplinan, ketahanan fisik, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

Keikutsertaan Saeful Islam sebagai peserta menunjukkan bahwa proses pembinaan kader juga dijalani oleh mereka yang mengemban amanah di lembaga legislatif. Dalam kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan memiliki komitmen yang sama untuk mengikuti aturan dan mengambil pelajaran dari setiap rangkaian kegiatan.

Bagi kader, kedisiplinan bukan hanya soal menaati ketentuan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga tentang membangun tanggung jawab yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan pelaksanaan amanah publik.

Dengan semangat Kembara, para peserta diharapkan semakin tangguh, disiplin, dan berdaya juang, serta mampu menerapkan nilai-nilai pembinaan dalam pengabdian kepada masyarakat.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com