Reses di Dapil, Ahmad Syaikhu Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Banjir

Bagikan
Anggota DPR RI Ahmad Syaikhu memberikan bantuan beras bagi korban banjir saat reses di dapil kabupaten bekasi

Anggota DPR RI Ahmad Syaikhu menyalurkan bantuan beras di tiga Kabupaten, yakni Bekasi, Karawang dan Purwakarta. Ketiga daerah tersebut merupakan Daerah Pemilihan (Dapil) Syaikhu, yakni Jawa Barat VII.

Bantuan beras untuk tiga kabupaten masing-masing sebanyak 1 ton. Diberikan kepada masyarakat yang terkena banjir dalam acara Reses Anggota DPR RI, Senin (22/2).

“Beras ini saya berikan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban banjir di Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta,” ujar Syaikhu.

Menurut Syaikhu, banjir tahun ini lebih besar dampaknya. Karena wilayah yang terendam banjir lebih luas dari sebelumnya.

“Dari informasi dan tinjauan langsung di lapangan, saya melihat banjir kali ini memang lebih berdampak besar,” ungkap Syaikhu.

Di Kabupaten Bekasi, berdasarkan update data Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Kabupaten Bekasi yang dilaporkan Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Sabtu (20/2/2021) pukul 11.00 WIB, sedikitnya 37 desa di 17 kecamatan terendam banjir.

Banjir juga terjadi di Kabupaten Karawang. Ada 34 desa di 15 kecamatan terdampak banjir, yakni Kecamatan Rengasdengklok, Telukjambe Barat, Tirtajaya, Pedes, Cikampek, Purwasari, Ciampel, Pangkalan, Klari, Tempuran, Tirtamulya, Jatisari, Rawamerta, Karawang Barat, dan Cilamaya Wetan. Warga terdampak mencapai 9.331 keluarga atau 28.329 jiwa, sedangkan 1.075 keluarga atau 4.184 jiwa mengungsi.

Syaikhu berharap, bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menjadi korban banjir.

“Bantuan beras ini pastinya kurang banyak. Tapi semoga meringankan beban warga yang jadi korban banjir,” pungkas Syaikhu.

Bagikan

Curhat Emak-Emak di Posko Pengobatan Gratis DPC PKS Setu : Kepala Pusing Karena Banjir

Bagikan
Pelayanan Medis DPC PKS Setu

Memasuki hari kedua banjir di Kecamatan Setu, Ahad (21/02) Posko Banjir DPC PKS Setu menambahkan satu pelayanan lagi yaitu pengobatan gratis bagi para penyintas banjir.

Pelayanan kesehatan ini dilakukan diatas ambulan DPC PKS Setu yang diparkir tepat didepan posko banjir yang terletak di gerbang Perumahan Griya Setu Permai ( GSP ) Desa Ciledug, Kec. Setu, Kab. Bekasi.

” Baru dibuka kita langsung didatangi emak-emak yang minta obat sekaligus curhat.” Ungkap salah seorang dari dua dokter yang berjaga diposko, Adro Haslin.

” Keluhan mereka rata-rata pusing, sakit perut, lemas, serta kaki yang gatal. Sedangkan anak-anak ya keluhannya diare, sakit perut, batuk dan flu ringan. Ada juga tadi yang mengeluhkan sesak nafas. ” Paparnya.

Cerita dokter Tanti Wijayanti lain lagi, para emak-emak ini selain mengeluhkan kondisi kesehatan mereka juga banyak yang menceritakan isi hati mereka alias curhat.

” Mereka kayaknya sekalian curhat. Sakit kepala, pusing karena rumah yang kebanjiran, lemes karena susah mendapatkan pasokan makanan efek lelah menembus banjir juga kurang tidur. Banyak juga yang mengeluh masuk angin. Ya situasi seperti ini yang kelelahan tidak hanya badan, tapi juga fikiran. Jadi gak papa deh, mereka berobat sekalian curhat. ” Ujar Tanti sambil tersenyum.

Selain obat-obatan, di pelayanan kesehatan ini juga memberikan vitamin dan suplemen secara gratis kepada warga untuk menjaga stamina mereka tetap sehat saat bertahan disituasi yang prihatin seperti ini.

“Semoga banjir segera surut. Agar mereka bisa beraktivitas seperti sedia kala. ” Pungkasnya.

Bagikan