Ahmad Syaikhu : Kita Sangat Kehilangan Almarhum Imam Hambali

Bagikan
Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyampaikan bahwa PKS sangat kehilangan atas wafatnya Ketua DPD PKS Almarhum H. Imam Hambali pada Kamis 11 Maret 2021 karena sakit. Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara acara do’a dan tahlil untuk almarhum yang digelar secara daring oleh DPD PKS Kabupaten Bekasi.

“Kita memang sangat merasa kehilangan, karena beliau orang yang sangat baik, ceria, humble, dekat dengan dengan masyarakat, gak sungkan ketika membangun silaturrahim. Banyak kenangan-kenangan indah kita bersama almarhum, tapi itulah, Allah lebih sayang pada almarhum. In sya Allah almarhum meninggal dalam keadaan husnul khotimah dan saya bersaksi almarhum min ahlil khoir,” katanya.

Syaikhu menambahkan bahwa sepekan sebelum almarhum wafat, dirinya bertemu dengan almarhum di kantornya untuk membicarakan hal-hal terkait untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bekasi.

“Sepekan sebelum almarhum wafat, beliau datang ke kantor saya di Asyikpreneur, bukan untuk urusan pribadi atau keluarga, tapi untuk hal-hal yang jauh lebih besar, untuk urusan terkait membangun dan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bekasi. Bahkan saya mendengar, jam sebelas malam sebelum beliau wafat, beliau masih mengadvokasi perijinan musholla/masjid di suatu perumahan. Alhamdulillaah infonya sudah keluar ijinnnya. Semoga ini bisa menjadi amal jariyah yang terus mengalir kepada almarhum,” ujar anggota DPR RI dari dapil Jabar 7 (Kabupaten Bekasi, Purwakarta, Karawang) ini.

Syaikhu juga menyampaikan duka citanya kepada keluarga yang ditinggalkan agar bersabar menghadapi ujian ini. Karena dengan kesabaran ini akan Allah bimbing dan dipertemukan kembali di syurga-Nya.

“Kepada keluarga, mudah-mudahan bisa sabar menghadapi ujian ini, dengan kesabaran ini akan Allah bimbing dan kelak akan dikumpulkan kembali dengan almarhum nanti. Sebagaimana janji Allah dalam Al Qur’an, pasti akan dipertemukan kembali di dalam syurga,” tutupnya.

Bagikan

Sosialisasi UU Cipta Kerja Omnibus Law, Ahmad Syaikhu : Kita Harus Siap Mengkritisi

Bagikan
Sosialisasi UU Ciptaker oleh Anggota DPR RI Fraksi PKS Ahmad Syaikhu

PKSBekasi – Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Syaikhu mengadakan sosialisasi UU No. 11 Tahun 2020 Cipta Kerja (Omnibus Law) di Kantor DPD PKS Kab Bekasi, Ruko Sentra Niaga Kalimas, Tambun Selatan, Jumat (5/3/21).

Agenda berlangsung dari Jam 9.00 – 10.30 WIB, para peserta terdiri dari unsur DPTD dan Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi. Kepada hadirin, Syaikhu berpesan agar kita kritis terhadap dampak pelaksanaan Omnibus Law.

“Banyak potensi-potensi penyimpangan, sehingga dampak UU Cipta Kerja dan keluhan-keluhan dari masyarakat perlu direkam dan diblow up ke publik,” pesannya.

“Kita juga harus mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah sebagai dampak dari pelaksanaan Omnibus Law,” lanjutnya.

Banyak masukan yang disampaikan oleh para hadirin. Diantaranya berbentuk keluhan yang sudah dirasakan akhir-akhir ini khususnya dibidang perburuhan.

.
Pelaksanaan sosialisasi UU No. 11 Tahun 2020 Cipta Kerja (Omnibus Law) berlangsung dengan lancar, menerapkan protokol kesehatan sebagai pencegahan penyebaran Covid-19.

Bagikan

Presiden PKS : PKS Fokus Pengembangan Anak Muda Indonesia

Bagikan

Ketua Bidang Kepemudaan DPD Kabupaten Bekasi, Fiqih Santoso, S.Psi berkesempatan berdiskusi tentang kepemudaan dengan Presiden PKS H. Ahmad Syaikhu, Ketua DPP PKS Bidang Kepemudaan, dr. Gamal Albinsaid dan Presiden Asyikpreneur, Ahmad Baidillah Thariq Barra di markas Asyikpreneur – Kota Bekasi pada Kamis, 4 Maret 2021.

Diskusi tersebut juga dihadiri beberapa elemen kepemudaan yang lain seperti dari Garuda Keadilan dan Gema Keadilan.

Komitmen PKS untuk fokus melayani pengembangan anak muda Indonesia agar menjadi director of change banyak dieksplorasi dalam kesempatan diskusi ini.

“Kita akan menjaring anak muda berbakat dan berprestasi untuk kemudian dikembangkan lebih jauh agar bisa menciptakan karya dan portfolio kontribusi besar bagi masyarakat.” ucap dr. Gamal Albinsaid.

H. Ahmad Syaikhu juga menuturkan bahwa semua elemen kepemudaan yang telah dibangun di PKS perlu disinergikan untuk menciptakan program-program kolaboratif yang memiliki big impact bagi masyarakat.

Bang Barra, panggilan akrab Presiden Asyikpreneur menuturkan bahwa pengembangan kewirausahan di kalangan anak muda akan menjadi salah satu fokus utama dalam program-program prioritas PKS yang akan disampaikan sebagai hasil Rakernas PKS 2021.

Di Kabupaten Bekasi, Fiqih Santoso menyampaikan bahwa pola yang dibangun Bidang Kepemudaan DPD PKS Kabupaten Bekasi adalah mengembangkan komunitas PKS Muda sesuai dengan bakat dan hobi pemuda lalu kemudian dibina sebagai kader dengan mengikuti Training Orientasi Partai (TOP) dan pembinaan rutin pekanan serta program pembinaan sesuai pemetaan bakat masing-masing kader muda tersebut.

Dengan diskusi ini PKS yakin akan mampu menyiapkan generasi muda yang siap memimpin dan bersama melayani masyarakat

Bagikan

Kebijakan Strategis Solusi Banjir Sistemik Bagian Hilir Karawang Bekasi

Bagikan
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Budiyanto mengunjungi banjir di Pasirtanjung

Kebijakan Strategis Solusi Banjir Sistemik Bagian Hilir Karawang Bekasi

Oleh :
Budiyanto, S.Pi
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

Disarikan dari hasil reses :
KH. Ahmad Syaikhu
Anggota DPR RI/Presiden PKS

Sumber Banjir Hilir Citarum yang berada di wilayah Karawang- Bekasi khususnya wilayah Kabupaten Bekasi berasal dari 3 sungai besar. Hulu Sungai Citarum, Hulu Sungai Cibeet dan Hulu Sungai Cipamingkis.

Berdasarkan data debit air suplay ke Kali Citarum daerah muara pertemuan Citarum dan Cibeet yang berlokasi di Desa Labansari Cikarang Timur atau Bobojong berasal dari Hulu Sungai Citarum dan lebih dari 50% merupakan suplay dari Kali Cibeet yang juga disuplay oleh debit Kali Cipamingkis yang berasal dari Cianjur dan Kabupaten Bogor yang melintasi Jonggol dan Cariu.

Beberapa solusi yang muncul dalam diskusi reses kali ini adalah rencana pembuatan Bendungan Cibeet di daerah Cariu Bogor, pembenahan bantaran kali Cibeet pembuatan dengan membuat embung atau folder di hulu pintu air Kali Gandu dan Pembuatan Kolam Retensi atau Mini Waduk disekitaran Cibarusah sebagai penampung sementara air deras dari Hulu Cipamingkis yang juga berfungsi sebagai penyedia air di wilayah Kabupaten Bekasi bagian selatan yang selalu kekeringan disaat musim kemarau.

Budiyanto juga mengharapkan agar Pemerintah Pusat melakukan diskresi regulasi terkait dengan kewenangan penanganan permasalahan banjir sistemik ini agar ada solusi yang terintegrasi tanpa batasan kewenangan yang menghambat penyelesaian secara terukur, terarah dan sistematis secara teknis.

KH. Ahmad Syaikhu menekankan harus ada prioritas penanganan banjir secara sistematis, harus melakukan normalisasi bantaran sungai-sungai, melakukan sodetan dan pelebaran shipon, melakukan koordinasi antara instansi secara massif dan terintegrasi, serta solusi diskresi regulasi agar tidak ada hambatan dalam penanganan baik skala kecil maupun besar untuk memastikan Banjir tidak lagi terjadi sehingga tidak ada korban dan kerugian materil dan non materiil di Masyarakat Kabupaten Bekasi dan Karawang.

Perlu dilakukan tindaklanjut koordinasi khusus di Kabupaten Bekasi dengan melibatkan Kementerian PUPR, Bappeda dan Badan Litbang Kabupaten Bekasi, Pengembangan Perumahan dan Kawasan Industri Kabupaten Bekasi khususnya Pengembang Industri Kota Deltamas, Lippo Cikarang, Kawasan MM2100 dan Pengembang Kawasan Industri Jababeka.

“Banjir Karawang-Bekasi merupakan masalah sistemik, hanya bisa diselesaikan dengan solusi sistemik dan terintegrasi”

Kantor Bappeda Kabupaten Karawang; Senin, 22 Februari 2021

Budiyanto, S. Pi
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

Bagikan

Banjir, Dan Komitmen PKS Sepanjang Sejarahnya.

Bagikan
Presiden PKS Ahmad Syaikhu saat berkunjung ke Pebayuran, salah satu daerah yang paling parah terdampak banjir akibat jebolnya tanggul

Masyarakat Indonesia dan bahkan dunia kembali dibuat berdecak kagum dengan komitmen PKS yang terdepan dalam penanganan bencana di semua wilayah di Indonesia.

Tingginya curah hujan di beberapa wilayah Indonesia, sejak 19 februari 2021 mengakibatkan sebagian wilayah Jabodetabek terendam banjir. Termasuk di Kabupaten Bekasi, menurut Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menyebut terdapat 7 kecamatan yang banjir parah karena luapan sungai dan hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari terakhir.

7 kecamatan tersebut adalah Kecamatan Cikarang Utara, Kecamatan Setu, Kecamatan Pebayuran, Kecamatan Tambun Selatan, Kecamatan Kedungwaringin, Kecamatan Muaragembong, dan Kecamatan Cabangbungin.

PKS disepanjang sejarahnya telah komitmen membuktikan menjadi Partai terdepan memberikan bantuan didalam setiap bencana yang terjadi, semua cacian, sindiran, terpatahkan dengan sendirinya, masyarakat kini dengan mudah menyaksikan perjuangan dan pengorbanan para kader PKS.

Sudah saatnya masyarakat sadar, siapa yang hanya beretorika, berkoar-koar di media sosial, dengan yang benar-benar nyata, terlibat langsung, dengan segenap jiwa dan raganya, untuk membantu menolong, walau taruhannya nyawa mereka.

Seluruh masyarakat Indonesia termasuk masyarakat Kabupaten Bekasi harus berterima kasih kepada PKS, kita do’akan semoga Allah swt memberkahi, merahmati dan menjaga PKS agar terus eksis melayani seluruh masyarakat Indonesia, sesuai dengan slogan PKS yaitu Semakin Kokoh Melayani Rakyat.

Nabi Muhammad sholallohu ‘alaihi wa sallam tercinta bersabda

لا تزال طائفة من أمتى ظاهرين على الحق لا يضرهم من خالفهم ولا من خذلهم حتى تقوم الساعة

“Akan selalu ada sekelompok dari ummatku yang dzohir diatas kebenaran, mereka tidak peduli dengan orang-orang yang menyelisihi dan mentelantarkan mereka hingga terjadi qiamat.”

Wallahu a’lam bisshowab.

Rosandi Ardi Noegraha
Dosen & Pegiat Sosial.

Bagikan

Reses di Dapil, Ahmad Syaikhu Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Banjir

Bagikan
Anggota DPR RI Ahmad Syaikhu memberikan bantuan beras bagi korban banjir saat reses di dapil kabupaten bekasi

Anggota DPR RI Ahmad Syaikhu menyalurkan bantuan beras di tiga Kabupaten, yakni Bekasi, Karawang dan Purwakarta. Ketiga daerah tersebut merupakan Daerah Pemilihan (Dapil) Syaikhu, yakni Jawa Barat VII.

Bantuan beras untuk tiga kabupaten masing-masing sebanyak 1 ton. Diberikan kepada masyarakat yang terkena banjir dalam acara Reses Anggota DPR RI, Senin (22/2).

“Beras ini saya berikan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban banjir di Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta,” ujar Syaikhu.

Menurut Syaikhu, banjir tahun ini lebih besar dampaknya. Karena wilayah yang terendam banjir lebih luas dari sebelumnya.

“Dari informasi dan tinjauan langsung di lapangan, saya melihat banjir kali ini memang lebih berdampak besar,” ungkap Syaikhu.

Di Kabupaten Bekasi, berdasarkan update data Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Kabupaten Bekasi yang dilaporkan Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Sabtu (20/2/2021) pukul 11.00 WIB, sedikitnya 37 desa di 17 kecamatan terendam banjir.

Banjir juga terjadi di Kabupaten Karawang. Ada 34 desa di 15 kecamatan terdampak banjir, yakni Kecamatan Rengasdengklok, Telukjambe Barat, Tirtajaya, Pedes, Cikampek, Purwasari, Ciampel, Pangkalan, Klari, Tempuran, Tirtamulya, Jatisari, Rawamerta, Karawang Barat, dan Cilamaya Wetan. Warga terdampak mencapai 9.331 keluarga atau 28.329 jiwa, sedangkan 1.075 keluarga atau 4.184 jiwa mengungsi.

Syaikhu berharap, bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menjadi korban banjir.

“Bantuan beras ini pastinya kurang banyak. Tapi semoga meringankan beban warga yang jadi korban banjir,” pungkas Syaikhu.

Bagikan

Imam Hambali : Gunakan Bantuan Tak Terduga Untuk Atasi Banjir!

Bagikan
Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi Imam Hambali bersama Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengunjungi korban banjir di Pebayuran pada Ahad (21/2)

Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi Imam Hambali meminta Bupati Bekasi untuk bergerak cepat mengatasi banjir yang terjadi di wilayahnya. Diantaranya menggunakan dana bantuan tak terduga (BTT) untuk menanggulangi jebolnya tanggul di Pebayuran dan beberapa daerah lainnya yang menyebabkan banjir semakin meluas.

“Khusus terkait dengan jebolnya tanggul ini, Bupati harus segera gunakan BTT untuk secara cepat melakukan penanggulangan atas jebol nya tanggul ini sehingga banjir tidak semakin meluas,” ujarnya di Bekasi pada Ahad (21/2).

Imam menambahkan bahwa sudah seharusnya kebijakan anggaran berpihak kepada rakyat. Imam juga meminta kepada Pemda untuk berkoordinasi secara intensif dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum sehingga menghasilkan keputusan yang komprehensif terkait penanganan dan pencegahan banjir di Kabupaten Bekasi.

“Kebijakan anggaran memang harus berpihak pada kebutuhan rakyat Kabupaten Bekasi, Pemda harus koordinasi intensif dengan BBWS, Pemerintah Pusat dan Pemprov Jabar terkait sungai Citarum secara komprehensif,” tegas Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi ini.

Imam berpesan kepada semua kader PKS yang turun membantu masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan bergotong royong dengan elemen lain.

“Kepada semua pengurus dan kader agar semakin meningkatkan kewaspadaan terkait dengan bencana banjir. BKO (Bidang Kepanduan dan Olahraga) dan tim terkait agar menyiapkan segala sesuatunya untuk menyelamatkan kader dan masyarakat terdampak. Kepada para kader PKS yang telah turun di titik-titik lain harap terus bergotong royong bersama elemen lain untuk membantu masyarakat yang terkena bencana banjir.. Harap tetap menjaga prokes,” tutupnya.

Bagikan