Home Literasi HARI KE DUA PULUH SEMBILAN,ALLAH SUDAH TUNJUKKAN TANDA-TANDANYA YUK BERBENAH

HARI KE DUA PULUH SEMBILAN,ALLAH SUDAH TUNJUKKAN TANDA-TANDANYA YUK BERBENAH

by holil sumarna

Oleh : Ustadz Sunardi Ketua MPD PKS Kabupaten Bekasi

Di waktu injury time dalam pertandingan sepakbola, biasanya terjadi hal-hal yang diluar dugaan, sehingga kemenangan yang kadang sudah diambang pintu lepas karena suatu goal yang tak pernah terduga. Maka di injury time Ramadhan, kita tetap berhati-hati agar amal ibadah tak hilang terhapus karena sifat riya dan kibr setelah beramal. Tetap tawadhu’ dan hindari sikap sombong ba’da amal dan jujur kita masih banyak kekurangan.

Di penghujung Ramadhan semoga kewajiban maaliyah kita, Zakat Fitrah, Zakat Maal dan kewajiban lainnya juga tak terlupakan, hutang-hutang kepada saudara kita jangan sampai terlupakan. Niatkan sungguh-sungguh untuk membayar dan mengembalikannya, karena semua itu akan ditagih kelak di hari kiamat, dan menghapus kebaikan kita, jika kita menyengaja tak ingin membayarnya. Semoga keberkahan dan kesucian harta kita selalu terjaga.

Pandemi belum mereda, situasi ekonomi belum normal seperti semula, para ulama kita dan orang-orang yang shaleh Allah panggil karena kasih sayangNya. Palestina terus berduka, setelah serangan Zionis yang membabi buta melukai kaum muslimin saat sedang tarawih di masjid Al Asha yang menjadi kiblat pertama kita. Saudara kita di sana setiap hari menjadi sasaran peluru tentara Zionis, sementara jutaan dari mereka mengalami kelaparan dan kemiskinan bertahun-tahun di kamp-kamp pengungsian, bahkan banyak yang masih mengalami siksaan di penjara Israel, termasuk para wanita yang juga disiksa sama dengan siksaan yang dialami para laki-laki dan banyak dari wanita palestina yang juga berada dalam penjara Zionis.

Maka jangan lupakan Palestina dalam doa-doa dan munajat kita. Jangan lupakan Palestina dari infak-infak kita. Jangan lupakan Palestina dalam agenda-agenda dakwah kita. Karena sebagai orang beriman kita punya tanggung jawab dan perhatian serius terhadap kondisi kaum muslimin di seluruh dunia, termasuk di Palestina. Karena Palestina meruapakan tanah wakaf umat Islam. Insya Allah dengan doa dan dukungan kita semua, Palestina secara utuh akan kembali jatuh dalam pangkuan kaum muslimin, seperti saat ditaklukkan oleh Khalifah Umar bin Khattab pertama kali, lalu Palestina mengalami hidup yang aman, daami dan tentram. Juga seperti saat Sultan Salahudin Al Ayubi dan ke-Khlifahan Turki Ustmani selama 800 tahun.
Semua peristiwa yang terjadi belakangan ini, tidak lepas dari isyarat dan peringatan Allah tentang semakin dekatnya Kiamat.

Banyak tanda-tanda kecil yang sudah terjadi, diantaranya ialah tanda-tanda kecil Kiamat berikut ini: perceraian banyak terjadi ويكثر الطلاق,banyak terjadi kematian mendadak (tiba-tiba) و الموت الفجاء,banyak mushaf diberi hiasan (ornamen) و حلية المصاحف, masjid-masjid dibangun megah-megah و زخرفت المساجد, berbagai perjanjian dan transaksi dilanggar sepihak و نقضت العهود, berbagai peralatan musik dimainkan و استعملت المأزف, berbagai jenis khamr diminum manusia و شربت الخمور, perzinaan dilakukan terang-terangan و فخش الزنا, Dan para pengkhianat dipercaya (diberi jabatan kepemimpinan) و اؤتمن الخائن, orang yang amanah dianggap pengkhianat (penjahat/teroris) و خون الأمين, Penumpahan darah dianggap ringan استخفاف بالدم, Makan riba أكل الربا. Dan tanda-tanda lainnya.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengabarkan bahwa diutusnya beliau merupakan pertanda dekatnya Kiamat, dan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dijuluki dengan Nabiyyus Saa’ah. Dijelaskan dalam hadits dari Sahl Radhiyallahu anhu, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ، وَيُشِيرُ بِإِصْبَعَيْهِ فَيَمُدُّ هُمَا. ‘Jarak diutusnya aku dan hari Kiamat seperti dua (jari) ini.” [ HR. Bukhari ] Beliau memberikan isyarat dengan kedua jarinya (jari telunjuk dan jari tengah), lalu merenggangkannya.

Di antara tanda-tanda Kiamat adalah penaklukan Baitul Maqdis. Dijelaskan dalam hadits ‘Auf bin Malik Radhiyallahu anhu, beliau berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

اعْدُدْ سِتًّا بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ… (فَذَكَرَ مِنْهَـا:) فَتْحُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ.

‘Ingatlah (wahai ‘Auf) ada enam (tanda) sebelum datangnya hari Kiamat….’” (Lalu beliau menyebutkan salah satunya), “Penaklukan Baitul Maqdis.” [ HR. Bukhari ]

Di zaman ‘Umar bin al-Khaththab Radhiyallahu anhu sempurnalah penaklukan Baitul Maqdis, tepatnya pada tahun 16 Hijriyyah, sebagaimana disebutkan oleh para ahli sejarah. ‘Umar Radhiyallahu anhu pergi mengadakan perdamaian dengan penduduknya dan menaklukkannya, membersihkannya dari kaum Yahudi dan Nasrani, dan membangun masjid di arah kiblat Baitul Maqdis.

Sebagai orang yang beriman kepada Hari Kiamat yuk, di penghujung Ramadhan ini kita ingatkan dan kita jaga diri, keluarga kita, saudara-saudara kita, teman kita, untuk kembali kepada Allah. Kembali kepada Al Qur’an dan SunnahNya, terus istiqamah bersama dakwah. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam mengingatkan agar kita “iltizam bil Jama’ah dan imam mereka.” Sebagaimana yang beliau ingatkan kepada sahabat Huzaifah bin Yaman saat itu.

Wallahu ‘alam bi showwab.

You may also like