::
DPD PKS Kabupaten Bekasi - DPD PKS Kabupaten Bekasi - DPD PKS Kabupaten Bekasi - DPD PKS Kabupaten Bekasi -
Website DPD PKS Kabupaten Bekasi
Mengenal PKS

Muhammad Abduh Dorong PKS Kabupaten Bekasi Perkuat Pembinaan Saksi dan Relawan

Ketua BP2KP DPD PKS Kabupaten Bekasi, Muhammad Abduh

PKSBEKASI — Ketua Bidang Pelatihan dan Pengembangan Kepemimpinan Partai (BP2KP) DPD PKS Kabupaten Bekasi, Muhammad Abduh, mendorong jajaran struktur partai untuk memperkuat pembinaan terhadap para saksi dan relawan secara berkelanjutan.

Pesan tersebut disampaikan Abduh dalam kegiatan Training Orientasi Partai (TOP) yang digelar DPD PKS Kabupaten Bekasi di Kantor DPD PKS Kabupaten Bekasi, Ahad (23/8/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB dan diikuti oleh para saksi serta relawan.

Menurut Abduh, saksi dan relawan merupakan bagian penting dari sumber daya organisasi yang perlu dijaga, dirawat, dan dikembangkan. Karena itu, pembinaan tidak seharusnya hanya dilakukan ketika memasuki momentum pemilu, tetapi perlu berlangsung secara berkelanjutan.

“Pesan saya, pertama pesan ke struktur dulu bahwa saksi dan relawan itu adalah asetnya PKS,” ujar Abduh.

Ia meminta jajaran pengurus di tingkat Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan Dewan Pengurus Ranting (DPRA) untuk aktif menjaga komunikasi sekaligus melakukan konsolidasi dengan para saksi dan relawan di wilayah masing-masing.

“Maka saya sangat minta kepada seluruh pengurus di DPC, di DPRA agar betul-betul bisa mengondisikan mereka, mengonsolidasikan mereka, merawat mereka dengan kasih, dengan cinta, sehingga mereka akan menjadi orang-orang yang terus istiqomah bersama dengan kita,” katanya.

Pembinaan Saksi dan Relawan Perlu Berkelanjutan

Abduh menegaskan bahwa keberadaan saksi dan relawan perlu mendapatkan perhatian secara berkelanjutan. Menurutnya, hubungan yang telah terbangun perlu dijaga melalui komunikasi, konsolidasi, serta kegiatan pembinaan.

“Ingat, mereka para saksi dan relawan adalah aset yang harus dijaga,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa para saksi yang mengikuti kegiatan TOP menunjukkan kesiapan untuk mendapatkan pembinaan dan terus berkembang. Kesiapan tersebut, menurut Abduh, perlu diikuti dengan tersedianya sarana pembinaan di tingkat struktur.

“Insyaallah semua para saksi tadi sudah menyampaikan mereka siap dibina, mereka siap untuk tumbuh. Maka siapkan sarana pembinaannya di wilayah DPC masing-masing,” ujarnya.

Karena itu, Abduh mendorong DPC untuk menindaklanjuti kegiatan TOP dengan menyediakan ruang pembinaan yang dapat mempertemukan dan menjaga komunikasi dengan para saksi serta relawan secara rutin.

Menurutnya, proses tersebut penting agar pembinaan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi menjadi bagian dari proses pengembangan sumber daya manusia organisasi.

DPC dan DPRA Didorong Aktif Menjaga Relawan

Abduh berharap struktur di tingkat DPC dan DPRA dapat mengambil peran aktif dalam menjaga hubungan dengan para saksi dan relawan. Selain melakukan pendataan, struktur di wilayah juga diharapkan mampu mengembangkan pola pembinaan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

Pembinaan yang dilakukan secara konsisten diharapkan dapat memberikan ruang bagi para saksi dan relawan untuk terus belajar, berkembang, dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan organisasi.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pengelolaan relawan dan saksi membutuhkan proses jangka panjang. Hubungan yang telah terbangun perlu dirawat melalui komunikasi dan kegiatan yang dilakukan secara rutin.

Bagi Abduh, keberadaan saksi dan relawan bukan sekadar dibutuhkan dalam momentum tertentu, tetapi merupakan sumber daya yang perlu dipelihara dan dikembangkan oleh struktur organisasi.

Ia pun mengajak seluruh jajaran struktur untuk terus menjaga semangat dalam menjalankan proses pembinaan tersebut.

“Semangat berjuang, sukses selalu,” pungkas Abduh.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com