PKSBekasi — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memasuki usia ke-24 tahun. Momentum milad ini menjadi refleksi perjalanan panjang partai yang dikenal dengan basis kader militannya tersebut dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Akhmad Hisyam, menyampaikan pandangannya saat dihubungi melalui sambungan telepon oleh Komdigi. Ia menegaskan bahwa usia 24 tahun bukanlah perjalanan singkat, melainkan penuh dinamika perjuangan.
“24 tahun bukan perjalanan yang singkat. Ini adalah perjalanan panjang yang diwarnai ujian, pengorbanan, dan pengabdian,” ujarnya, Selasa (21/4/26).
Ia menambahkan, PKS hadir tidak sekadar sebagai partai politik, tetapi juga sebagai wadah perjuangan bagi masyarakat yang ingin menghadirkan kebaikan. Menurutnya, sejak awal berdiri, PKS dibangun atas semangat pelayanan dan pengabdian.
“PKS adalah rumah perjuangan, tempat berhimpunnya orang-orang yang ingin memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara,” lanjutnya.
Lebih jauh, Hisyam menekankan bahwa di usia yang semakin matang, PKS harus mampu memperkuat peran sebagai pelayan rakyat serta penjaga nilai-nilai keadilan dan moral dalam kehidupan berbangsa.
“Kita ingin menjadi pelayan rakyat, pembela keadilan, dan penjaga nilai-nilai moral. Di usia ke-24 ini, PKS harus semakin matang, semakin kokoh, dan semakin dekat dengan masyarakat,” tegasnya.
Momentum milad ke-24 ini, menurutnya, juga harus dijadikan sebagai ajang introspeksi bagi seluruh kader. Evaluasi terhadap kontribusi nyata kepada masyarakat menjadi hal penting untuk terus diperkuat ke depan.
“Ini saatnya kita bermuhasabah. Sudah sejauh mana kontribusi kita, dan sebesar apa manfaat yang telah kita hadirkan. Karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” pungkas Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi. (komdigi)















