PKS Bekasi — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Haji Jalal Abdul Nasir, merencanakan pelaksanaan kegiatan reses secara bergilir setiap bulan di seluruh RW di Desa Wanajaya, yang berjumlah 31 RW. Program ini dijadwalkan mulai April mendatang sebagai upaya memperluas jangkauan aspirasi dan pemberdayaan masyarakat di tingkat lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Haji Jalal saat kunjungan kerja perorangan masa reses anggota DPR RI Tahun 2025-2026 di RT 04 RW 011 Perumahan Villa Mutiara Jaya, Ahad (1/3/2026), yang dihadiri juga oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Budi Muhammad Mustafa, Ketua DPC PKS Cibitung, tokoh masyarakat, Ketua-ketua RT dan RW serta warga setempat.
Ia menjelaskan bahwa setiap RW nantinya akan mendapatkan kesempatan menjadi lokasi reses, sekaligus memperoleh dukungan anggaran kegiatan yang dapat dikelola secara langsung oleh Ketua RW untuk kepentingan masyarakat.
“Saya menawarkan setiap RW akan ada satu reses, dan dana resesnya bisa dikelola oleh Ketua RW untuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Haji Jalal, program reses bergilir ini tidak hanya menjadi sarana menyerap aspirasi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan di tingkat masyarakat. Ia menekankan pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat agar semakin sadar akan peran dan tanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
“Kepemimpinan itu sangat penting sekali. Kami di PKS terus mengedukasi masyarakat untuk melek politik, meskipun tidak mudah karena tingkat pendidikan yang masih rendah, sehingga masyarakat rentan terhadap praktik politik uang,” tegasnya.
Selain program reses, Haji Jalal juga memperkenalkan program dukungan pemasangan Kwh listrik baru dari Komisi XII DPR RI yang dapat diusulkan berdasarkan kebutuhan warga di setiap RW. Ia juga membuka peluang dukungan untuk kegiatan olahraga di lingkungan perumahan sebagai bagian dari penguatan kebersamaan dan pemberdayaan masyarakat.
Program reses bergilir ini diharapkan menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat, sekaligus mendorong pembangunan berbasis kebutuhan riil warga di Desa Wanajaya.















