PKS Bekasi – Kondisi Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah ruas jalan Kabupaten Bekasi kembali menjadi sorotan. Masih banyak lampu yang padam serta tiang penyangga yang mulai mengalami korosi, sehingga dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi PKS, Saeful Islam, SH, MA, meminta Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi tidak hanya mengandalkan laporan masyarakat, tetapi juga melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap seluruh jaringan PJU.
Menurut Saeful, keberadaan PJU merupakan fasilitas publik yang berperan penting dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat, khususnya pada malam hari. Jalan yang minim penerangan dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminalitas.
Selain lampu yang padam, Saeful juga menyoroti kondisi sejumlah tiang PJU yang mulai berkarat. Ia mengingatkan bahwa korosi yang dibiarkan berlarut-larut berpotensi mengurangi kekuatan konstruksi dan membahayakan pengguna jalan.
Untuk solusi jangka panjang, Saeful mengusulkan agar pemerintah daerah mulai menggunakan material Hot-Dip Galvanized (HDG) atau baja galvanis pada pembangunan maupun penggantian tiang PJU. Material tersebut dinilai memiliki ketahanan lebih baik terhadap korosi sehingga biaya pemeliharaan dapat ditekan dalam jangka panjang.
Ia juga mendesak agar lampu-lampu PJU yang padam di sejumlah titik, seperti Jalan Layang, kawasan SGC, Pilar, Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, serta lokasi lainnya segera diperbaiki. Menurutnya, pelayanan penerangan jalan harus menjadi perhatian serius agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman pada malam hari.
Saeful menegaskan, persoalan PJU bukan sekadar urusan infrastruktur, melainkan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Bekasi. (*)















