Home Literasi Guru teladan telah tiada….

Guru teladan telah tiada….

by tnozpgc tnozpgc
Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi yang juga Sekretaris DPD PKS Kabupaten Bekasi Uryan Riana, SH. MH. turut mengangkat keranda jenazah Alm. DR. H. Sa’duddin MM

Perkenalan pertama kali saat saya mahasiswa, saat itu akan ada kegiatan di kampus perlu dana agar acaranya berjalan dengan lancar. Bertemulah dengan Ust Sa’duddin sebagai anggota DPRD dan ketua Komisi D merupakan anggota Fraksi Partai keadilan satu-satunya saat itu. Sebelum berubah nama menjadi Partai Keadilan Sejahtera. Beliau terpilih dari daerah Kabupaten Bekasi.

Kemudian dalam kepemimpinan beliau menjadi Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Ust Saad yang sering dipanggil namanya tersebut, meningkatkan perolehan suara dan jumlah kursi dari 1 kursi menjadi 8 kursi anggota DPRD dan beliau menjadi ketua DPRD Kabupaten Bekasi.

Tidak lama menjelang pilkada langsung yang pertama kali di gelar di Kabupaten Bekasi pada tahun 2007 beliau didaulat untuk menjadi salah satu kandidat Calon Bupati yang diusung oleh PKS, seraya melepas jabatan ketua DPRD yang disandangnya saat itu.

Saya pun di minta untuk menjadi sekertaris pribadi beliau untuk senantiasa mendampingi kemana pun beliau pergi selama pencalonan. Mengelilingi hampir semua wilayah Kabupaten Bekasi kita sambangi bersama. Silaturahim dan bertemu masyarakat baik kader dan simpatisan yang memberikan dukungan pada beliau.

Takdir keberuntungan pun menyelimuti beliau, alhamdulillah pada sidang pleno dinyatakan menang oleh KPUD.

Tapi hasil keputusan KPUD pun tidak berjalan mulus, sampai bertarung lagi menerima gugatan dari calon yang lain, sampai akhirnya mutlak dinyatakan menang oleh pengadilan Tinggi Jawa Barat.

Dilantiklah beliau menjadi Bupati Bekasi masa periode 2007-2012. Banyak program yang digagas dalam masa kepemimpinan beliau berpihak pada masyarakat diantaranya, santunan kematian 2 juta bagi penduduk Bekasi, pengangkatan sekdes jadi PNS, Upah Minimum Kawasan terbesar se Indonesia, Dibangunnya Stadion Olahraga tingkat kabupaten di Cikarang, dibangunnya stadion-stadion mini di setiap kecamatan, Balai Latihan Kerja, Islamic Center walau tidak dilanjutkan oleh penerusnya, jalan-jalan di cor, hibah yayasan, masjid dan mushola, rutilahu, wajib baca tulis alquran, pengangkatan CPNS, dll.

Walaupun program bagus dan memiliki keberpihakan pada rakyat tetapi pada saat pencalonan tahap berikutnya pada periode ke dua Bupati Bekasi, beliau tidak terpilih lagi.

Selanjutnya beliau mencalonkan anggota DPR RI daerah pemilihan Bekasi, Karawang dan Purwakarta, alhamdulillah terpilih dan sempat menduduki kursi DPR RI di Senayan.

Hampir separuh waktu hidupnya beliau habiskan untuk berdakwah dan membesarkan Partai Keadilan Sejahtera. Beliau sering untuk membantu memudahkan urusan-urusan orang banyak.

Karakternya humoris, santun cerdas dan memiliki kemampuan lobi yang mumpuni. Hobi yang tidak pernah beliau tinggalkan adalah olahraga dan main catur.

Walaupun diusianya yang sudah tidak muda lagi, tetap aktif di struktural partai dan memberikan gagasan-gagasan baru agar partai ini menjadi besar.

Sering telepon bahkan mengundang hanya ingin sekedar ngobrol dan makan saja beliau lakukan untuk siapa saja yang beliau kehendaki. Bahkan dalam waktu yang belum terlalu lama beliau mengundang saya untuk makan di gazebonya yang sudah disiapkan makanan banyak sekali.

Sambil makan beliau sering menyelipkan pesan-pesan kebaikan dengan dibarengi dengan siroh dan pengalaman pribadi beliau.

Saat mendengar kabar jatuh sakit, tidak urung lagi saya langsung menyempatkan hadir untuk menengok dan membesarkan hatinya bahwa kader dan umat masih membutuhkan sumbangsih ide-ide beliau.

Tetapi ternyata kabar sedikit membaiknya kondisi beliau hanya memberikan tambahan sedikit kebahagian bagi yang mendengarnya. Ketika pagi-pagi buta sebelum subuh ramai grup-grup whatsapp mengabarkan bahwa sang guru itu meninggal dunia pada pukul 02.30 di rumah sakit Hermina Depok dimana almarhum dirawat.

Kami Kembali kehilangan muassis dakwah, hari ini Ustadz DR. H. Sa’duddin, MM. telah kembali syahid di jalan-Nya.

Doa terbaik untuk Almarhum:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

Semoga Allah memberikan husnul khotimah, mengampuni segala kekhilafannya, diterima semua amal ibadahnya, diberi kesabaran dan keikhlasan bagi keluarga yg ditinggalkannya.

saya bersaksi almarhum min ahlul khoir, beliau orang baik dan berjasa pada orang banyak…

Aamiin…aamiin…aamiin

You may also like