KABUPATEN BEKASI – Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi, Ahmad Hisyam, berharap program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan Bidang Pemberdayaan UMKM, Ekonomi Kreatif dan Korporasi (Boemkraf) mampu melahirkan lebih banyak pengusaha dari kalangan kader PKS.
Harapan tersebut disampaikan Ahmad Hisyam saat menghadiri pertemuan rutin inkubasi bisnis Boemkraf DPD PKS Kabupaten Bekasi yang digelar di Kantor DPD PKS Kabupaten Bekasi, Sabtu (10/10/2026).
Dalam sambutannya, Ahmad Hisyam menyoroti besarnya pengaruh pelaku usaha terhadap kehidupan masyarakat, termasuk dalam menentukan arah dan kondisi perekonomian.
Ia memberikan gambaran mengenai persoalan ekonomi global serta peran para pengusaha dalam memengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, dunia usaha merupakan sektor strategis yang perlu mendapat perhatian dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi.
Karena itu, ia menaruh harapan besar agar pembinaan dan inkubasi bisnis yang diselenggarakan Boemkraf tidak sekadar menjadi forum pertemuan, tetapi juga dapat mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru dari kalangan kader.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Hisyam juga mengutip pesan pendiri PKS, Ustaz Hilmi Aminuddin, mengenai pentingnya mengembangkan komunikasi politik menjadi komunikasi ekonomi yang pada akhirnya bermuara pada komunikasi dakwah.
Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam arah pengembangan pemberdayaan ekonomi kader melalui kegiatan kewirausahaan.
Pertemuan itu turut dihadiri Ketua Boemkraf DPD PKS Kabupaten Bekasi Tajudin Nur, Sekretaris Boemkraf Mahmudin Purwo, serta para pelaku UMKM dan pebisnis yang tergabung dalam inkubasi bisnis Boemkraf.
Sekretaris Boemkraf, Mahmudin Purwo, menyampaikan bahwa pertemuan rutin ini menjadi sarana bagi para pelaku UMKM untuk saling berkomunikasi, mengembangkan usaha, dan memperluas jaringan bisnis.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Boemkraf DPW PKS Jawa Barat, Muhammad Husain Ramadhani, hadir mewakili kepengurusan wilayah untuk Cluster Tarumanegara, yang mencakup Karawang, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.
Ia menyampaikan salam dari Ketua Boemkraf DPW PKS Jawa Barat kepada seluruh kader pengusaha dan calon pengusaha yang hadir.
Husain juga memaparkan tiga program pengembangan ekonomi yang diperkenalkan Boemkraf DPW PKS Jawa Barat, yakni Next Preneur, Affiliate Preneur, dan Connect Preneur.
Ketiga program tersebut memiliki fokus berbeda, mulai dari membangun komunitas pengusaha, mengembangkan peluang usaha melalui pemasaran afiliasi, hingga menghubungkan jaringan pengusaha dengan pelaku bisnis digital.
Sebagai bagian dari penguatan program tersebut, Boemkraf DPD PKS Kabupaten Bekasi juga menjadwalkan peluncuran Affiliate Preneur pada siang hari dalam rangkaian kegiatan yang sama.
Melalui pembinaan berkelanjutan dan pengembangan jejaring usaha, Boemkraf diharapkan dapat menjadi wadah untuk menumbuhkan kewirausahaan serta memperkuat kemandirian ekonomi kader PKS di Kabupaten Bekasi.