PKS Bekasi – Ketua Bidang Koperasi dan Desa DPD PKS Kabupaten Bekasi, Amin Syafii, menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan dan dimulainya operasional Rumah Potong Ayam Syariah (RPAS) dari Koperasi Agro Bina Bersama (ABB) yang diresmikan dalam acara Grand Opening pada Ahad (7/6) di Kampung Piket Indah Desa Sukatenang Kecamatan Sukawangi.
Dalam sambutannya, Amin menegaskan bahwa RPAS ABB bukan sekadar fasilitas pemotongan ayam, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem usaha yang menghadirkan produk halal, aman, sehat, dan berkualitas bagi masyarakat.
“Kami berupaya membangun sebuah ekosistem usaha yang memberikan manfaat bagi peternak, pelaku usaha, konsumen, serta masyarakat luas. Kami memiliki cita-cita menghadirkan rantai pasok pangan yang lebih baik, lebih profesional, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah,” ujar Amin.
Menurutnya, pembangunan RPAS ABB merupakan hasil perjalanan panjang yang dilalui dengan ikhtiar, kerja keras, doa, dan pengorbanan banyak pihak sejak tahap perencanaan hingga pembangunan selesai.
Amin menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota koperasi, investor, tim pembangunan, kontraktor, konsultan, pekerja, pemasok peralatan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan berbagai pihak yang telah mendukung terwujudnya fasilitas tersebut.
Ia menekankan bahwa salah satu hal yang paling membanggakan dari berdirinya RPAS ABB adalah proses pembangunannya yang mengedepankan semangat gotong royong dan kepemilikan bersama melalui koperasi.
“RPAS ABB tidak dibangun oleh satu orang kaya dan tidak pula oleh sekelompok kecil pemilik modal besar. RPAS ABB dibangun oleh kebersamaan dan semangat gotong royong. RPAS ABB berdiri di bawah naungan koperasi, badan usaha yang dibangun atas asas kekeluargaan dan kepemilikan bersama,” ungkapnya.
Amin menjelaskan, total dana pembangunan RPAS ABB mencapai sekitar Rp8 miliar yang dihimpun dari 542 investor. Dari jumlah tersebut, sebanyak 307 investor atau sekitar 57 persen berinvestasi sebesar Rp500 ribu sesuai kemampuan masing-masing.
“Mungkin bagi sebagian orang Rp500 ribu adalah angka yang kecil. Namun bagi kami, di dalamnya ada harapan, kepercayaan, doa, dan keyakinan bahwa dengan kebersamaan umat dapat membangun kekuatan ekonominya sendiri,” katanya.
Ia menambahkan, bangunan dan fasilitas yang kini berdiri bukan hanya kumpulan beton, baja, dan peralatan produksi, melainkan simbol perjuangan ratusan orang yang memiliki visi yang sama untuk memperkuat ekonomi umat, memperluas akses pasar bagi peternak, serta menyediakan produk halal dan berkualitas bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Amin mengingatkan bahwa peresmian RPAS ABB bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari amanah yang lebih besar.
“Keberhasilan sesungguhnya bukan pada berdirinya bangunan ini, tetapi pada kemampuan kita menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh ratusan anggota dan investor. Keberhasilan itu terwujud ketika RPAS ABB mampu memberikan manfaat nyata, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan peternak, memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, dan menjadi sumber keberkahan bagi masyarakat luas,” jelasnya.
Sebagai bentuk komitmen, pengelola RPAS ABB akan menjalankan operasional secara profesional, transparan, sesuai prinsip syariah, serta terus melakukan perbaikan dan pengembangan agar mampu bersaing dan tumbuh secara berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Amin juga membuka peluang kerja sama seluas-luasnya kepada berbagai pihak untuk memasarkan produk RPAS ABB, baik sebagai distributor maupun agen penjualan.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar RPAS ABB senantiasa diberikan kemudahan, keberkahan, dan keberhasilan dalam menjalankan amanah ini. Semoga usaha ini menjadi sarana kemaslahatan bagi umat, memperkuat ekonomi masyarakat, dan memberikan manfaat yang luas bagi generasi yang akan datang,” pungkasnya.















