PKSBekasi, Tarumajaya – Kegiatan Yaum Ma’al Qur’an (YMQ) bertema “Integrasi Al-Qur’an & Ilmu Kesehatan untuk Membangun Tubuh dan Jiwa yang Sehat” digelar di Masjid Ar-Roja, RT 001/017 Perumahan Puri Harapan, Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Ahad (8/3/2026).
Acara yang dimulai pukul 07.15 WIB tersebut menghadirkan pembicara Ustadz Dr. dr. Abul A’la Al-Maududi, Sp.P, SHI, MA, MSI, Al-Hafidz. Kegiatan ini diikuti oleh 135 peserta, terdiri dari 108 peserta akhwat dan 27 peserta ikhwan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana syahdu dengan cuaca gerimis. Acara diawali dengan sesi One Juz One Person, yakni pembacaan Al-Qur’an oleh para peserta secara bersama-sama.
Pembukaan dipandu oleh MC Ustadz Abdul Kholid, S.Pd.I, dilanjutkan dengan lantunan tilawah merdu oleh Abdullah Farid Rajab Al-Hafidz. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan rangkaian sambutan dari sejumlah tokoh dan panitia.
Ketua panitia YMQ, Suyatmi, dalam sambutannya mengajak para peserta untuk semakin mencintai Al-Qur’an dengan membaca dan mengkhatamkannya selama bulan suci Ramadan.
Sambutan berikutnya disampaikan Ketua Ansyithoh Ramadan 1447 H, Ustadz Karyoto, yang mengingatkan pentingnya belajar dan mengajarkan Al-Qur’an agar umat Islam menjadi sebaik-baiknya manusia.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Bina Umat Tarumajaya, Endang Sudrajat, berharap kegiatan seperti ini dapat melahirkan komunitas-komunitas pecinta Al-Qur’an hingga ke pelosok desa di wilayah Tarumajaya.
Ketua DKM Masjid Ar-Roja, Ustadz Hariyanto, STS., MM, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah hadir. Kami mohon maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan ini masih terdapat kekurangan,” ujarnya.
Untuk menambah semarak kegiatan, panitia juga membagikan sejumlah doorprize bagi peserta yang hadir lebih awal, peserta paling senior, serta peserta beruntung lainnya.
Memasuki sesi inti, Ustadz Abul A’la Al-Maududi menekankan bahwa setiap Muslim harus kuat dalam menghafal, mempelajari, dan mengajarkan Al-Qur’an.
Menurutnya, Al-Qur’an bukan hanya sebagai pedoman hidup, tetapi juga memiliki manfaat besar bagi kesehatan fisik, mental, spiritual, dan sosial.
“Al-Qur’an adalah obat bagi manusia. Jika kita menjaga interaksi yang baik dengan Al-Qur’an, maka insya Allah kita akan memiliki kesehatan jiwa dan raga,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa lingkungan sangat mempengaruhi kekuatan hafalan seseorang, sehingga penting bagi umat Islam untuk membangun lingkungan yang dekat dengan Al-Qur’an.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang mengajukan berbagai pertanyaan kepada narasumber.
Sebelum acara ditutup, panitia memberikan penghargaan kepada wanita tangguh Tarumajaya serta membagikan hadiah kepada peserta yang beruntung.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Saiful Bahri, SHI, dan berlangsung dengan khidmat.















