PKS Bekasi – Masalah pengelolaan sampah bukan sekadar persoalan teknis, melainkan persoalan karakter bangsa. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad Mustafa, menghadiri agenda “Kajian Perkara Lingkungan dan Alam” yang bertempat di Aula Masjid Baitul Makmur, Perumahan Telaga Sakinah, Sabtu (14/03/2026).
Kegiatan ini berfokus pada penguatan gerakan GRADASI (Gerakan Sedekah Sampah Indonesia). Sebagai pimpinan legislatif, Budi Muhammad Mustafa menekankan pentingnya tema: “Sinergi Antara Pemerintah dan Tokoh Agama untuk Meningkatkan Perubahan Perilaku dalam Pengelolaan Sampah”.
Dalam pemaparannya di hadapan jamaah, pimpinan DPRD dari Fraksi PKS ini menjelaskan bahwa konsep GRADASI mengubah limbah menjadi instrumen ibadah. Melalui gerakan ini, sampah yang telah dipilah dapat bernilai ekonomis sekaligus menjadi sedekah yang pahalanya terus mengalir.
“Peran tokoh agama di Kabupaten Bekasi sangat sentral. Ketika edukasi kebersihan disinergikan dengan nilai-nilai spiritual di masjid, maka perubahan perilaku masyarakat akan jauh lebih efektif dan bermakna,” ujar Budi.
Strategi A-T-M dan Aksi NyataGuna memastikan program ini berjalan di tingkat akar rumput, Budi mengajak warga dan pengurus lingkungan untuk menerapkan prinsip A-T-M (Amati, Tiru, dan Modifikasi).
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap dimulainya gerakan GRADASI di lingkungan Telaga Sakinah, acara dilanjutkan dengan sesi penyerahan simbolis keranjang sampah daur ulang oleh Budi Muhammad Mustafa kepada pengurus Masjid Baitul Makmur dan perwakilan tokoh masyarakat. Penyerahan ini menandai dimulainya langkah konkret pemilahan sampah dari sumbernya di lingkungan masjid dan sekitarnya.
Budi Muhammad Mustafa menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Bekasi akan terus mendukung kebijakan yang pro-lingkungan dan berbasis pemberdayaan masyarakat. Beliau berharap Masjid Baitul Makmur dapat menjadi pelopor eco-masjid di wilayah Cikarang Barat.
Rangkaian acara yang penuh antusiasme ini ditutup dengan khidmat melalui doa bersama dan buka puasa bersama. Momen ramah tamah ini mempererat hubungan antara pimpinan DPRD dengan konstituen, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam Kabupaten Bekasi.















