PKS Kabupaten Bekasi Adakan Donor Darah

Bagikan

Kebutuhan darah di masa pandemi Covid-19 terus meningkat. Merespon hal tersebut, Bidang Kesejahteraan Sosial DPD PKS Kabupaten Bekasi mengadakan acara donor darah pada Sabtu, (10/04/21).

Kabid Kesos DPD PKS Kabupaten Bekasi H. Sumarsono, ST menjelaskan bahwa acara tersebut dihelat bekerjasama dengan PMI Kabupaten Bekasi. Setelah diekspos sepekan sebelumnya terjaring 63 orang kader yang mendaftar sebagai pendonor. Namun pada hari pelaksanaan kegiatan hanya 48 orang yang hadir.

“Karena satu dan lain hal, hanya 48 orang yang hadir. Dan setelah melalui pengecekan awal ada 32 orang yang lolos donor darah”, jelasnya.

Sumarsono menambahkan, kegiatan donor darah ini akan rutin dilakukan oleh PKS sebagai bentuk nyata kepedulian kepada sesama. Pada prinsipnya, setetes darah sangat dibutuhkan untuk menjaga kehidupan. Maka, PKS perlu mendorong dan mewadahi para kader untuk aktif berdonor darah.

Peserta yang berhasil lolos menjadi pendonor darah kemudian diberikan kartu PMI agar bisa melakukan donor darah secara rutin. “Untuk yang sudah mendapatkan kartu PMI, pelaksanaan donor darah selanjutnya bisa mandiri, langsung datang ke PMI”, terangnya.

Bagikan

Satu Keluarga Bahagia Dinyatakan Negatif Covid Pada Layanan Rapid Test Antigen DPD PKS Kab. Bekasi

Bagikan

Satu Keluarga Bahagia Dinyatakan Negatif Covid Pada Layanan Rapid Test Antigen DPD PKS Kab. Bekasi

” Asyikkk, kita bisa jalan-jalan. ” Cetus bocah berusia sekitar 7 tahun itu sesaat setelah hasil rapid test antigen dinyatakan non reaktif.

Anak pasangan Reyes dan Nurya Idani ini ternyata baru saja menjalani isolasi mandiri selama 13 hari di kediaman mereka di kawasan Tambun Utara, Kab. Bekasi setelah diketahui bahwa mereka reaktif Covid 19 setelah menjalani rapid test di puskesmas setempat.

Pelayanan Rapid Test Antigen paket hemat bertarif hanya Rp. 50.000 yang digelar DPD PKS Kab. Bekasi pada Kamis (18/03 ) secara terbatas di Kantor DPD PKS Kab. Bekasi, kawasan Ruko Sentra Niaga Kalimas, Kec. Tambun Selatan ini di sambut antusias puluhan warga masyarakat termasuk keluarga Reyes ini.

” Kami isolasi mandiri sudah 13 hari. Saya, suami dan dua anak saya ini di rumah setelah dinyatakan positif pada saat tes di puskesmas. Harusnya besok kami tes, tapi dari pihak puskesmas mengatakan kami harus tes mandiri. Alhamdulillah dapet kabar tes rapid antigen murah di PKS, jadilah kami kemari pagi-pagi. Alhamdulillah kami negatif semua. Terima kasih buat PKS. ” Ungkap Nur Idami bahagia.

Layanan rapid test antigen direncanakan berlangsung dari pukul 07.00 wib sampai dengan pukul 09.00 wib. Namun karena masih banyak warga datang, baru di tutup pada pukul 09.40 wib.

Bagikan

Ikut Pelayanan Rapid Test Antigen Paket Hemat DPD PKS Kab. Bekasi, Peserta : Murah, Akurat dan Hasilnya Cepat

Bagikan

Ikut Pelayanan Rapid Test Antigen Paket Hemat DPD PKS Kab. Bekasi, Peserta : Murah, Akurat dan Hasilnya Cepat

PKSBekasi – Setahun sudah Indonesia masuk masa pandemi COVID 19, jutaan orang telah terinfeksi. Ratusan ribu orang menjadi korban wafat. Dan demi mendeteksi wabah corona ada dalam diri seseorang perlu dilakukan test apakah terinfeksi atau tidak.

DPD PKS Kabupaten Bekasi membuka kesempatan untuk melakukan rapid test antigen yang diberi tajuk paket hemat demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan cek kesehatan mereka berkenaan dengan Covid 19. Pelayanan berlangsung di Gedung DPD PKS Kab. Bekasi, kawasan Sentra Niaga Kalimas, Kec. Tambun Selatan, Kab. Bekasi yang digelar pada Kamis ( 18/03 ) mulai pukul 07.00 wib sampai pukul 09.00 wib.

Puluhan warga antusias mengikuti rapid test ini sebagai bentuk antisipasi cek kesehatan mereka ataupun sebagai pemenuhan syarat yang diperlukan sebuah institusi. Seperti yang ungkapkan salah seorang peserta rapid, Haris yang mengaku mengikuti test sebagai syarat dari sekolah tempat dirinya mengajar.

” Persyaratan dari sekolah tempat saya mengajar yang mengharuskan setiap guru untuk melakukan rapid test Corona ini, apalah saya sehat atau terinfeksi. Alhamdulillah sangat membantu sekali dengan pelayanan dari PKS ini. Murah, akurat dan hasilnya juga cepat. ” Papar warga Mangunjaya ini.

Selain Haris, beberapa warga yang mengikuti rapid test paket hemat ini juga berstatus sebagai pengajar.

“Alhamdulillah strip satu, saya tidak reaktif. Semoga saya sehat terus. ” Ungkap Haris gembira.

Selain pelayanan rapid test antigen, peserta juga mendapatkan layanan konsultasi gratis dan obat-obatan ringan sesuai kebutuhan mereka.

Bagikan

Jalani Vaksinasi, Imam Hambali Tegaskan PKS Dukung Program Vaksin Covid-19

Bagikan

Jalani Vaksinasi, Imam Hambali Tegaskan PKS Dukung Program Vaksin Covid-19

PKSBekasi – Usai menjalani vaksin, Imam Hambali anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyampaikan bahwa PKS Mendukung program vaksisani covid-19.

“PKS Mendukung program vaksinasi covid-19, yang dilakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Bekasi di Stadion Wibawa Mukti, pada hari ini,” ujarnya pada Senin (1/3/21).

Imam Hambali yang juga Ketua Fraksi PKS menambahkan, program yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi merupakan salah satu ikhtiar, untuk menjalankan keselamatan warga Kabupaten Bekasi dan mempercepat pemulihan pandemi covid-19.

Bagikan

Rusdi Haryadi : Vaksinasi memberi harapan baru pada kita

Bagikan

Rusdi Haryadi : Vaksinasi memberi harapan baru pada kita

Sekretaris Komis IV DPRD Kabupaten Bekasi Rusdi Haryadi menegaskan bahwa vaksinasi covid-19 memberikan harapan baru kepada masyarakat untuk bangkit dan melanjutkan “kehidupan”.

“Vaksinasi memberi harapan baru pada kita. Harapan akan kembalinya “kehidupan” tegasnya di ruangan Fraksi Keadilan Sejahtera DPRD Kabupaten Bekasi pada Jum’at (15/1) menanggapi vaksinasi yang gencar dilakukan pemerintah sejak Rabu lalu yang dimulai dari Presiden Joko Widodo.

Menurut Rusdi, sembilan kali perpanjangan PSBB di Kabupaten Bekasi hanya menjebak masyarakat dalam labirin persoalan penanggulangan Covid-19 yang tak pernah tuntas.

“Yang harus kita sadari bersama, bahwa sembilan kali perpanjangan PSBB di Kabupaten Bekasi menjebak kita dalam labirin persoalan penanggulangan Covid-19 yang tak pernah tuntas,” ungkapnya.

Lebih lanjut Rusdi menjelaskan bahwa banyak persoalan-persoalan baru yang timbul di masyarakat akibat pandemi Covid-19 ini yang sangat menguras energi dan dana pemerintah dalam hal ini APBD Kabupaten Bekasi. Dan ini harus segera diakhiri.

“1.400-an kasus PHK, pemotongan gaji karyawan, pekerja yang dirumahkan bahkan tanpa gaji. Ribuan lembaga pendidikan yang dikelola masyarakat terancam bubar, UMKM gulung tikar, daya beli terjun bebas, resesi ekonomi, fasilitas kesehatan kita yang collapse akibat tak sanggup lagi menampung pasien. hingga realokasi dan refokusing anggaran 1,3 triliun rupiah pada APBD kita. Semua karena Covid-19! ” tutupnya.

Bagikan