
Agenda reses yang berlangsung pada Senin ( 08/03) di Perumahan Griya Husada Asri, Rt 013/018 Desa Cijengkol, Kec. Setu ini dihadiri oleh tokoh masyarakat dan pengurus DPC PKS Setu. Dalam materi reses tersebut Faizal memaparkan beberapa program pembangunan baik yang masih dalam perencanaan ataupun yang sudah dilakukan oleh pemprov Jabar. Selain itu, Faizal juga menyoroti tentang keadaan Indonesia yang ternyata dalam keadaan tidak baik.
Memasuki masa reses 2 masa sidang 2020-2021 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) tingkat 1 Provinsi Jawa Barat, Faizal Hafan Farid melakukan rangkaian kegiatan di wilayah dapil 9 Jawa Barat, diantaranya adalah di wilayah Kab. Bekasi. Salah satu reses mengambil lokasi di Kecamatan Setu.
” Indonesia dalam setahun belakangan ini sedang tidak dalam keadaan yang bisa dikatakan baik-baik saja. Bukan asal berbicara, tapi kita bisa menyebutkan setidaknya delapan indikator penurunan capaian bangsa ini terutama sejak berlangsungnya masa pandemi Covid 19 setahun. ” Ungkap Faizal.
Dan 8 indikator itu menurut Faizal adalah, kasus Covid 19 tertinggi di Asia, indeks demokrasi yang turun, pengelolaan pangan yang lebih rendah dari Negara Afrika, Peningkatan jumlah penduduk miskin, utang negara yang kian bertambah, kerusakan area hutan yang meningkat, indeks kemajuan sosial yang stagnan dan tingkat kesopanan netizen Indonesia menjadi yang paling buruk se Asia.
” Dengan delapan indikator penurunan inilah, PKS meminta pemerintah pusat untuk mengambil tindakan untuk bekerja lebih fokus dan terukur agar Indonesia tidak terus menerus terpuruk dalam permasalahan sosial dan bangsa yang kian carut marut. ” Pungkas Faizal.
Reses yang di laksanakan dengan menjalankan protokol kesehatan ketat ini juga banyak menyerap aspirasi masyarakat terutama warga Setu dalam hal program pembangunan dan penanggulang bencana alam khususnya bencana banjir yang nyaris setiap tahun terjadi dibeberapa titik wilayah Kecamatan Setu, Kab. Bekasi.















