PKS Cibitung Teguhkan Spirit Dakwah Ramadhan: Ilmu, Infaq, dan Pengabdian UmatCibitung – Rangkaian kegiatan Tarhib Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan oleh DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cibitung di Masjid Jalan Bosih, Wanasari, Ahad (8 Februari 2026), diisi dengan tausiyah yang meneguhkan nilai-nilai dakwah, keilmuan, dan pengorbanan untuk umat.
Tausiyah Tarhib Ramadhan tersebut disampaikan oleh Ustadz Asep Masdinar, Lc, yang mengawali penyampaiannya dengan ungkapan rasa syukur dan kebahagiaan karena diberi kesempatan untuk menyampaikan ceramah di hadapan pengurus dan kader PKS Cibitung, meskipun dirinya berada di luar struktur dan lingkar internal PKS.
“Sebagai orang di luar circle PKS, saya sangat bersyukur dan senang bisa diberi amanah untuk menyampaikan ceramah Tarhib Ramadhan di hadapan pengurus DPC PKS Cibitung,” tuturnya.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Asep menekankan pentingnya sikap tawadhu dalam menuntut ilmu. Ia mengingatkan agar para kader dan aktivis dakwah tidak merasa cukup dengan ilmu yang telah dimiliki, melainkan terus belajar dan memperkaya wawasan dari para ulama yang shalih.“
Janganlah merasa cukup dengan ilmu yang ada. Pelajarilah ilmu sebanyak-banyaknya dari ulama-ulama yang sholeh,” pesannya.
Selain aspek keilmuan, Ustadz Asep juga mengangkat pentingnya peran harta dalam perjuangan dakwah. Ia mencontohkan keteladanan para sahabat Rasulullah ﷺ dalam Perang Tabuk, di mana Abu Bakar Ash-Shiddiq menyumbangkan seluruh hartanya demi kepentingan perjuangan Islam, dan para sahabat lainnya pun berlomba-lomba menginfaqkan harta terbaik mereka.
“Harta juga dibutuhkan dalam perjuangan. Jangan melupakan ikhtiar mencari harta, karena harta yang dimiliki dapat menjadi sarana dakwah,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dalam Al-Qur’an, umat Islam diperintahkan untuk menjadi pihak yang memberi infaq, bukan sekadar sebagai penerima. Oleh karena itu, seorang muslim dituntut untuk memiliki orientasi hidup yang seimbang antara dunia dan akhirat.
Menutup tausiyahnya, Ustadz Asep mengajak seluruh kader PKS Cibitung untuk menggapai dunia dengan cara yang mulia, menjadikan capaian dunia sebagai wasilah untuk meraih keberkahan dan keselamatan di akhirat.
“Gapailah dunia dengan cara yang mulia, untuk kepentingan akhirat,” pungkasnya.
Tausiyah ini semakin menguatkan makna Tarhib Ramadhan PKS Cibitung sebagai momentum pembinaan kader yang utuh, tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga berdaya secara ilmu dan ekonomi, dalam rangka mengokohkan peran dakwah dan pengabdian kepada umat.















