Skip to content

PKS Bekasi Future Lab Siapkan Pemimpin Muda, Akhmad Hisyam Targetkan 30 Persen Aleg dari Generasi Muda

PKS BEKASI – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan PKS Bekasi Future Lab bertema “Cultivate Future-Minded Leaders” di Aula Kantor DPD PKS Kabupaten Bekasi, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda untuk mengambil peran strategis dalam kepemimpinan partai dan pembangunan masyarakat.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi lima bidang di lingkungan DPD PKS Kabupaten Bekasi, yakni Bidang Pemuda Pelajar dan Mahasiswa (BPPM), Bidang Pelatihan dan Pengembangan Kepemimpinan Partai (BPPKP), Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP), Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3), serta Bidang Komunikasi Digital (Komdigi).

Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Akhmad Hisyam, dalam sambutannya menyampaikan kegembiraannya dapat bertemu dan berdialog dengan generasi muda. Ia menegaskan bahwa anak muda memiliki peran penting dalam perubahan sejarah, bahkan dalam berbagai kisah besar peradaban.

“Kalau bicara anak muda, rezim Fir’aun tumbang karena anak muda yang bernama Musa. Rezim Namrudz tumbang karena anak muda yang bernama Ibrahim,” ungkapnya.

Ia mengajak para peserta untuk menjadi generasi muda yang memiliki kematangan, kemandirian, dan pendekatan kemakmuran dalam membangun masa depan.

Menurut Akhmad Hisyam, PKS Bekasi Future Lab merupakan momentum yang tepat bagi kader muda untuk melompat menjadi generasi yang matang dan siap mengambil tanggung jawab kepemimpinan.

Bahkan, ia menyampaikan target yang cukup ambisius terkait keterwakilan anak muda di lembaga legislatif.

“Saya ingin 30 persen anggota legislatif PKS Kabupaten Bekasi adalah anak muda. Bukan calon anggota dewan, tetapi anggota dewan yang benar-benar jadi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa PKS Bekasi Future Lab merupakan program strategis untuk mempersiapkan kader muda agar mampu mengisi berbagai ruang kepemimpinan, baik di internal partai maupun di tengah masyarakat.

Untuk mencapai hal tersebut, Akhmad Hisyam mengingatkan pentingnya kedekatan kader muda dengan lingkungan pembinaan dan struktur partai. Ia berpesan agar para peserta senantiasa menjaga hubungan dengan para pembina serta aktif berada di lingkungan perjuangan dan pembinaan kader.

“Antum dekat-dekatlah dengan pusat-pusat tarbawiyah. Jangan jauh-jauh dari pembina antum, jangan jauh-jauh dari kantor PKS,” pesannya.

Menurut Fazri, seluruh elemen pimpinan PKS memberikan dukungan terhadap pengembangan kepemimpinan generasi muda. Hal ini menjadi modal penting agar program Future Lab dapat berjalan secara optimal.

“Anak-anak muda harus menjadi top of mind di bidangnya masing-masing. Mereka juga harus mempersiapkan diri menjadi pemimpin karena seluruh stakeholder pimpinan di PKS mendukung agar program ini bisa sukses,” ujarnya.

Fazri juga menilai tahun 2029 sebagai momentum bagi generasi muda untuk mengambil peran lebih besar, termasuk berpartisipasi dalam kepemimpinan politik maupun berbagai bidang profesional.

Program PKS Bekasi Future Lab sendiri direncanakan berlangsung selama satu tahun. Selain pembinaan dan pengembangan kapasitas kepemimpinan, BPPM juga merencanakan kegiatan Roadshow Bekasi Muda Bicara di sejumlah daerah pemilihan (dapil) dengan konsep diskusi santai di kafe-kafe. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi anak muda untuk menyampaikan gagasan, berdiskusi, dan membangun kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Melalui kolaborasi lima bidang tersebut, PKS Bekasi Future Lab diharapkan menjadi wadah pengembangan potensi, penguatan kapasitas, dan pembentukan karakter kepemimpinan generasi muda.

Dengan demikian, generasi muda tidak hanya dipersiapkan menjadi penerus kepemimpinan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk tampil dan mengambil tanggung jawab nyata dalam berbagai ruang pengabdian.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com