Skip to content

Kawidi: Kembara Menjadi Sarana Pembentukan Kader Muslim yang Tangguh dan Siap Mengabdi

PKSBEKASI, SUKABUMI – Kegiatan Kemah Bela Negara (Kembara) Anggota Pelopor Gelombang 2 menjadi salah satu sarana penting dalam pembinaan spiritual dan pembentukan karakter kader. Melalui kegiatan ini, peserta diajak kembali memahami nilai-nilai dasar tarbiyah sekaligus memperkuat kesiapan untuk menjalankan aktivitas pengabdian di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) DPD PKS Kabupaten Bekasi, H. Kawidi, saat memberikan materi Pendidikan Peningkatan Spiritual dalam kegiatan Kembara Anggota Pelopor Gelombang 2 di Camp Damar, Cidahu, Sukabumi, 6–8 November 2026.

Dalam materinya, Kawidi merefresh kembali pemahaman peserta mengenai Rukun Tarbiyah sebagai bagian penting dalam proses pembinaan kader. Penguatan pemahaman tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi setiap kader untuk terus menjaga kualitas spiritual dan konsistensi dalam menjalankan proses pembinaan.

Menurut Kawidi, Kembara memiliki nilai strategis karena menghadirkan materi dan pengalaman pembinaan yang tidak diperoleh melalui wasilah atau sarana pembinaan lainnya.

“Kembara ini sangat penting karena materinya tidak didatangkan pada wasilah-wasilah lainnya. Kenapa dilakukan setiap tahun? Karena dakwah ini membutuhkan kekuatan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dakwah membutuhkan kader yang tidak hanya memiliki pemahaman keislaman, tetapi juga pribadi yang disiplin, memiliki ketahanan fisik, tangguh, serta siap menjalankan berbagai bentuk aktivitas pengabdian.

“Sarana pembentukan pribadi muslim yang disiplin, kuat fisiknya, tangguh, dan siap untuk melakukan aktivitas pengabdian itu adanya di Kembara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kawidi menekankan bahwa pembentukan kader tidak berhenti pada penguatan pemahaman materi. Nilai-nilai yang diperoleh selama Kembara harus tercermin dalam perilaku dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Kesiapan mengabdi juga perlu diwujudkan melalui kepedulian dan kemauan untuk membantu sesama. Kader diharapkan memiliki semangat memberi, bukan sekadar menunggu untuk mendapatkan sesuatu.

Pesan tersebut sejalan dengan tema Kembara Anggota Pelopor Gelombang 2, yakni “Membentuk Pribadi Muslim yang Tangguh, Disiplin dan Berdaya Juang”.

Kegiatan yang diikuti lebih dari 350 peserta ini berlangsung selama tiga hari di kawasan alam terbuka Cidahu, Sukabumi, dengan berbagai agenda pembinaan, pembekalan, pendidikan spiritual, dan aktivitas lapangan.

Melalui kegiatan tahunan ini, diharapkan terbentuk pribadi muslim yang memiliki kekuatan spiritual, kedisiplinan, ketangguhan fisik, serta kesiapan mental untuk menjalankan berbagai aktivitas pengabdian.

Dengan demikian, Kembara bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan bagian dari proses pembinaan kader agar nilai-nilai tarbiyah dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com