PKS Bekasi – Ada kisah nyata di masyarakat tentang reses, beserta pernik serta implikasinya. Diceritakan oleh salah seorang pengurus tingkat cabang PKS di DPD Subang, saat pertama kali tau dan ikut reses bersama Aleg PKS selain jadi tau yang namanya reses juga pada akhirnya menjadi pintu masuknya hidayah dakwah kepadanya dan sekaligus pintu tersampaikannya aspirasi melalui seorang anggota Dewan (DPRD) PKS di Subang.
Dua macam manfaat reses itulah yang setidaknya dialami oleh salah seorang ketua DPC PKS di kab. Subang Jawa Barat, ia menceritakannya kepada kami saat kami Rihlah UPA di sana. Ia perama kali ikut dan tau yang namanya reses itu adalah bersama anggota DPRD Kabupaten Subang dua periode yakni Bapak Acep Mulyana (periode 2014-2019 dan 2019-2024)
Reses Sebagai Pintu Hidayah Masuknya Ke Jamaah Dakwah
Saat musim kampanye datang ia menandatangani kontrak politik dengan caleg dari partai lain (bukan PKS), proses pun terjadi sampai akhirnya Caleg itu jadi, namun setelah jadi caleg itu jangankan menghubungi yang ada malah mengganti nomor HP pribadinya, akhirnya kontak pun tidak terputus, silaturahmi pun terputus.
Namun disisi lain ada Aleg PKS yang menghubunginya dan mengajaknya ikut reses, sampai pada suatu hari, tiba-tiba mengajaknya untuk ikut reses, ia pun penasaran apa itu reses, setelah mengikuti reses bersama partai yang peduli, padahal sebelumnya ia belum sempat membantunya ia pun berkesimpulan bahwa PKS inilah partai yang sebenarnya, kami tidak mendukungnya dan belum sempat membantunya saat kampanye tapi pada saatnya ia jadi malah dia mengajak kami untuk ikut jadi peserta reses.
Waktu pun berlalu beberapa bulan kemudian datanglah saat dimana aspirasinya ttg keluhan warganya diadvokasi oleh aleg PKS terwujud. itulah pintu masuknya ia mau berkiprah di PKS, meski ia mengaku dirinya orang eksternal PKS bukan dari aggota LIQO/UPA, namun kini ia aktif menjadi ketua salah satu DPC PKS di Kab. Subang, sebagaimana ia cerita kepada kami saat ketemu mendadak di jalanan saat rihlah di Desa Dayeuh kolot Kecamatan Sagala Herang, namanya ketua DPC tersebut adalah Asep Dana alias lebih terkenal dipanggil ASDA.
Karena kami diajak silaturahim dan ngopi di rumahnya yang tidak jauh dari tempat pertama kali bertemu, sesaat setelah pertemuan dadakan itu dia pun bercerita kepada kami, salah satu cerita lainnya ia kini dicalonkan oleh masyarakatnya untuk menjadi Calon Kepada Desa Dayeuh Kolot Kecamatan Sagala Herang. Kami pun mendoakannya semoga nanti saat silaturahim kedua atau seterusnya harapan dan doa itu sdh tercapai. [DM/AS]















