Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Abdul Jabar Majid : Jiwa Saya Seorang Guru

Bagikan

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Abdul Jabar Majid : Jiwa Saya Seorang Guru

PKSBekasi – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dr. H. Abdul Jabar Majid, MA menjadi pembicara pada Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Sekolah Islam Terpadu Al-Fidaa, Selasa (16/3/2021). Pada kesempatan itu, Ustad Jabar demikian beliau biasa disapa mengungkapkan bahwa dirinya adalah seorang guru.

“Saya sekolah Guru Agama sejak kecil. Lanjut kuliah jurusan tarbiyah. Lalu master dan doktor saya juga masih seputar dunia pendidikan. Saya juga mengabdikan ilmu saya di lembaga pendidikan (Pesantren At-Taqwa -red)”, jelasnya di hadapan para guru SIT Al-Fidaa.

Ketua Dewan Syariah Wilayah PKS Jawa Barat ini sangat jelas dalam menjelaskan dan memaparkan materi Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. “Saya sangat kagum dengan cara beliau menyampaikan materi 4 Pilar Kebangsaan. Bagi saya ini materi lama, tapi pendalaman beliau dalam menyampaikan materi luar biasa”, kata salah seorang peserta Sri Woye.

Bahkan Ketua Yayasan Al-Fidaa Nurdin Rivaldy, M.Psi merasakan betapa pentingnya materi ini untuk disampaikan kepada semua guru di lingkungan kerjanya. “Materinya sangat bagus untuk para guru. Guru akan menjadi penyambung lidah untuk menyampaikan hal yang sama kepada anak muridnya”, katanya.

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan adalah program DPRD Provinsi Jawa Barat dengan anggota dewan sebagai nara sumbernya. Materi yang disampaikan adalah Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Di akhir acara, Ustad Abdul Jabar berkenan memberikan materi jika diperlukan, meskipun di luar jadwal kedewanan. “Materi 4 Pilar Kebangsaan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman sejarah dan kecintaan kepada NKRI. Saya siap kapan saja jika diminta mengisi materi ini”, pungkasnya.

Bagikan

Pesan Cinta Faizal Hafan Farid untuk Kader PKS : Jadilah Perekat Umat dan Bangsa

Bagikan

Usai memaparkan materi reses 2 masa sidang 2020-2021 dihadapan tokoh masyarakat dan pengurus DPC PKS Setu, Anggota Legislatif DPRD 1 Jabar, Faizal Hafan Farid memberikan pesan-pesan cintanya kepada para pengurus DPC PKS Setu.

” Saya dapat mengatakan dan mengambil kesimpulan, bahwa bangsa yang kita cintai ini saat ini sedang tidak baik-baik saja. Bukan asal bicara, saya bisa ajukan delapan indikator penurunan capaian Indonesia. ” Buka Faizal.

Delapan indikator tersebut adalah kasus covid 19 yang tertinggi di Asia, indeks demokrasi yang turun, pengelolaan pangan yang kalah dari negara Afrika, peningkatan jumlah penduduk miskin, bertambahnya utang yang menyentuh angka 7 trilyun, kerusakan alam yang ditandai dengan banyaknya bencana, indeks kemajuan sosial yang stagnan serta tingkat kesopanan netizen terburuk se-Asia.

” Saat ini, bangsa kita sedang dalam masa-masa prihatin, dimana indeks demokrasi kita ada pada posisi paling rendah sepanjang sejarah, segala kebebasan berpendapat tidak lagi ditanggapi positif oleh pemerintah, hingga merembet ke persoalan hukum. Juga persoalan hutang yang kian menumpuk mencapai 7 trilyun. Bayangkan saja, setiap bayi yang baru lahir telah menanggung utang sebanyak 20 juta. Belum lagi musibah dan bencana yang tidak putus melanda bangsa kita. Dan dalam situasi yang serba susah seperti ini, maka, kitalah, sebagai kader-kader PKS harus memiliki peran yang sangat penting sebagai perekat bagi bangsa. ” Ungkap Faizal.

Faizal juga menambahkan, bahwa sebagai elemen bangsa, PKS tidak boleh serupa ikan dalam aquarium yang hanya indah untuk dipandang tapi harus menjadi elemen penggerak ditengah masyarakat.

” Gerakan kader PKS itu jangan menyerupai ikan didalam aquarium saja, tapi bagaimana mengajak masyarakat luas untuk ikut bergabung bersama-sama ambil peran dan berpartisipasi didalamnya. Kita yang menggerakkan mereka, jadikan PKS sebagai milik bersama, sesama elemen bangsa. Beraksi bersama demi kepentingan bersama. Nafas perjuangan akan semakin panjang bila kita banyak didukung oleh masyarakat. ” Tandasnya.

Acara reses yang berlangsung Senin (08/03 ) ini mengambil tempat di Perumahan Griya Husada Asri, Rt 013/018 Desa Cijengkol, Kec. Setu dengan menjalankan protokol kesehatan secara maksimal.

maks

Bagikan

Kebijakan Strategis Solusi Banjir Sistemik Bagian Hilir Karawang Bekasi

Bagikan
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Budiyanto mengunjungi banjir di Pasirtanjung

Kebijakan Strategis Solusi Banjir Sistemik Bagian Hilir Karawang Bekasi

Oleh :
Budiyanto, S.Pi
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

Disarikan dari hasil reses :
KH. Ahmad Syaikhu
Anggota DPR RI/Presiden PKS

Sumber Banjir Hilir Citarum yang berada di wilayah Karawang- Bekasi khususnya wilayah Kabupaten Bekasi berasal dari 3 sungai besar. Hulu Sungai Citarum, Hulu Sungai Cibeet dan Hulu Sungai Cipamingkis.

Berdasarkan data debit air suplay ke Kali Citarum daerah muara pertemuan Citarum dan Cibeet yang berlokasi di Desa Labansari Cikarang Timur atau Bobojong berasal dari Hulu Sungai Citarum dan lebih dari 50% merupakan suplay dari Kali Cibeet yang juga disuplay oleh debit Kali Cipamingkis yang berasal dari Cianjur dan Kabupaten Bogor yang melintasi Jonggol dan Cariu.

Beberapa solusi yang muncul dalam diskusi reses kali ini adalah rencana pembuatan Bendungan Cibeet di daerah Cariu Bogor, pembenahan bantaran kali Cibeet pembuatan dengan membuat embung atau folder di hulu pintu air Kali Gandu dan Pembuatan Kolam Retensi atau Mini Waduk disekitaran Cibarusah sebagai penampung sementara air deras dari Hulu Cipamingkis yang juga berfungsi sebagai penyedia air di wilayah Kabupaten Bekasi bagian selatan yang selalu kekeringan disaat musim kemarau.

Budiyanto juga mengharapkan agar Pemerintah Pusat melakukan diskresi regulasi terkait dengan kewenangan penanganan permasalahan banjir sistemik ini agar ada solusi yang terintegrasi tanpa batasan kewenangan yang menghambat penyelesaian secara terukur, terarah dan sistematis secara teknis.

KH. Ahmad Syaikhu menekankan harus ada prioritas penanganan banjir secara sistematis, harus melakukan normalisasi bantaran sungai-sungai, melakukan sodetan dan pelebaran shipon, melakukan koordinasi antara instansi secara massif dan terintegrasi, serta solusi diskresi regulasi agar tidak ada hambatan dalam penanganan baik skala kecil maupun besar untuk memastikan Banjir tidak lagi terjadi sehingga tidak ada korban dan kerugian materil dan non materiil di Masyarakat Kabupaten Bekasi dan Karawang.

Perlu dilakukan tindaklanjut koordinasi khusus di Kabupaten Bekasi dengan melibatkan Kementerian PUPR, Bappeda dan Badan Litbang Kabupaten Bekasi, Pengembangan Perumahan dan Kawasan Industri Kabupaten Bekasi khususnya Pengembang Industri Kota Deltamas, Lippo Cikarang, Kawasan MM2100 dan Pengembang Kawasan Industri Jababeka.

“Banjir Karawang-Bekasi merupakan masalah sistemik, hanya bisa diselesaikan dengan solusi sistemik dan terintegrasi”

Kantor Bappeda Kabupaten Karawang; Senin, 22 Februari 2021

Budiyanto, S. Pi
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

Bagikan

Reses di Dapil, Ahmad Syaikhu Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Banjir

Bagikan
Anggota DPR RI Ahmad Syaikhu memberikan bantuan beras bagi korban banjir saat reses di dapil kabupaten bekasi

Anggota DPR RI Ahmad Syaikhu menyalurkan bantuan beras di tiga Kabupaten, yakni Bekasi, Karawang dan Purwakarta. Ketiga daerah tersebut merupakan Daerah Pemilihan (Dapil) Syaikhu, yakni Jawa Barat VII.

Bantuan beras untuk tiga kabupaten masing-masing sebanyak 1 ton. Diberikan kepada masyarakat yang terkena banjir dalam acara Reses Anggota DPR RI, Senin (22/2).

“Beras ini saya berikan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban banjir di Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta,” ujar Syaikhu.

Menurut Syaikhu, banjir tahun ini lebih besar dampaknya. Karena wilayah yang terendam banjir lebih luas dari sebelumnya.

“Dari informasi dan tinjauan langsung di lapangan, saya melihat banjir kali ini memang lebih berdampak besar,” ungkap Syaikhu.

Di Kabupaten Bekasi, berdasarkan update data Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Kabupaten Bekasi yang dilaporkan Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Sabtu (20/2/2021) pukul 11.00 WIB, sedikitnya 37 desa di 17 kecamatan terendam banjir.

Banjir juga terjadi di Kabupaten Karawang. Ada 34 desa di 15 kecamatan terdampak banjir, yakni Kecamatan Rengasdengklok, Telukjambe Barat, Tirtajaya, Pedes, Cikampek, Purwasari, Ciampel, Pangkalan, Klari, Tempuran, Tirtamulya, Jatisari, Rawamerta, Karawang Barat, dan Cilamaya Wetan. Warga terdampak mencapai 9.331 keluarga atau 28.329 jiwa, sedangkan 1.075 keluarga atau 4.184 jiwa mengungsi.

Syaikhu berharap, bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menjadi korban banjir.

“Bantuan beras ini pastinya kurang banyak. Tapi semoga meringankan beban warga yang jadi korban banjir,” pungkas Syaikhu.

Bagikan

Via Zoom Meeting, Imam Hambali Serap Aspirasi di Kecamatan Cikarang Utara dan Cikarang Timur

Bagikan

Via Zoom Meeting, Imam Hambali Serap Aspirasi di Kecamatan Cikarang Utara dan Cikarang Timur

Imam Hambali selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Pemilihan VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi menyerap aspirasi di Kecamatan Cikarang Utara.

Kegiatan serap aspirasi ini memulai zoom, dimana masih masa pandemi covid 19 di dua kecamatan yaitu Cikarang Timur pada Kamis (28/1) dan Cikarang Utara pada Jum’at (29/1).Kecamatan Karang Bahagia rencamya hari ini Sabtu (30/1)

Tujuan kegiatan ini menyerap aspirasi yang menjadi kebutuhan masyarakat, baik berupa infrastruktur ataupun pemberdayaan untuk anggaran tahun 2022.

“Kegiatan ini untuk menyerap aspirasi di masyarakat dan memberikan tata cara petunjuk pengajuan aspirasi tersebut karena sistem untuk tahun anggaran 2022 menggunakan sistem dari pusat (Kementerian Dalam Negeri),” Papar Imam Hambali.

Pengajuan yang disampaikan dilampirkan dengan proposal disertai dengan foto lokasi dan nanti di scan dengan maksimal file 2 megabyte. Batas waktunya sampai tanggal 5 Februari 2021.

Bagikan

Website DPD PKS Kab Bekasi Diperbarui

Bagikan

PKSBekasi – Pembaruan terus dilakukan oleh DPD PKS Kabupaten Bekasi, setelah mengganti semua logo dan stiker di kantor perwakilan daerah partai berlambang bulan sabit kembar tersebut, kini giliran melaunching website dengan tampilan terbaru.

Kabid Humas DPD PKS Kab. Bekasi, Budi Purwanto mengatakan, pembaruan website ini penting karena informasi terkait kiprah partai dan para kadernya banyak tertuang melalui media, yang salah satunya adalah media website.

“Pembaruan perlu dilakukan, setelah PKS melakukan pengkinian, baik logo, mars, hymne dan lain-lain. Tentu saja website kita juga harus bernafas baru, lebih fresh dan dinamis,” katanya, Selasa (15/12/20).

Sampai dengan berita ini diturunkan, pihaknya bersama tim humas sedang melakukan update, agar tampilan web lebih sempurna.

“Insya Allah pekan depan, akhir Desember 2020 ini akan rampung semunya, kami sedang terus berupaya melakukan yang terbaik,” tuturnya.

Bagikan

Pancasila, Islam dan PKS Dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Bagikan

PKSBekasi, Cikarang Timur – Sebagai tokoh pendiri JAWARA ( Jaringan Wirausaha Rakyat ) dan juga anggota DPRD provinsi Jawa Barat H. Faizal selalu hadir di tengah-tengah masyarakat baik dalam jaring aspirasi maupun mengedukasi masyarakat,

Pada kesempatan  Selasa ( 1/12/2020 ) bertempat di RM. Kupat Tahu, Jl. Rusa Raya, perumahan Cikarang Baru wilayah Cikarang Timur, kali ini anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat dari dapil 9 ( Kabupaten Bekasi ) menggelar kegiatan bertajuk “Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan.

Kegiatan ini di hadiri oleh pengurus DPC dan juga DPRa PKS di dapil 6 Kabupaten Bekasi, dengan mengikuti arahan dan protokol COVID-19 kegiatan ini dilaksanakan. Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bertajuk Citra Bhakti/Parlemen Dalam Sketsa Kebangsaan pada kesempatan kali ini  H. Faizal Hafan Farid sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat mengajak kepada seluruh element masyarakat terutama pemuda agar senantiasa menjaga Pancasila sebagai dasar negara, karena Pancasila merupakan warisan umat Islam terutama Ulama dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Oleh sebab itu tuduhan-tuduhan yang senantiasa diarahkan kepada umat Islam dengan anti Pancasila merupakan tuduhan yang sangat keliru dan tidak mendasar, Karena secara historis Umat Islam lah yang memiliki kontribusi paling besar dalam melahirkan Pancasila, Beberapa tokoh penting Umat Islam  diantaranya adalah ” KH Agus Salim, KH Wahid Hasyim, K.H Kahar Muzzakar dan Abikusno Tjokrosuyoso, serta Mohammad Natsir,  merekalah yang merumuskan bunyi sila di dalam Pancasila. Oleh karenanya umat Islam harus menjadi garda terdepan dalam menjaga Pancasila, tegasnya.


Ada sebuah ancaman yang akan merubah Pancasila dengan membuat undang-undang Haluan Ideologi Pancasila ( HIP.red ) yang akan merubah Pancasila menjadi Trisila dan Eka sila hal ini menjadi perdebatan panas di DPR RI, PKS dengan lantang menentang rancangan Undang-undang tersebut karena berpotensi memecah belah kerukunan antar umat beragama dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tegas Faizal.
Dalam kesempatan terakhir H. Faizal  mengajak kepada segenap elemen bangsa terutama generasi muda agar senantiasa menjaga keutuhan NKRI dalam kebhinekaan jangan mudah terprovokasi dan selalu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen anak bangsa, terlebih di masa pandemi COVID-19 saat sekarang ini yang di butuhkan adalah kerjasama, patuhi aturan pemerintah, jaga kesehatan supaya wabah ini segera berakhir dari Indonesia.

Bagikan

Abdul Jabar : Generasi Muda Harus Memahami Apa dan Pentingnya 4 Pilar Kebangsaan

Bagikan

PKSBekasi,Tambun Selatan – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat DR. H. Abdul Jabar Majid, MA pada hari Selasa 1 Desember 2020 menjadi pembicara pada kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan.


Di hadapan peserta dari pengurus Gema Keadilan Kabupaten Bekasi, Abdul Jabar menekankan pentingnya generasi muda membaca sejarah bangsanya, mengerti arti penting 4 pilar kebangsaan bagi kehidupan dan keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


“Pancasila adalah kesepakatan para tokoh pendiri bangsa untuk hidup bersama dengan menjadikannya sebagai dasar perilaku berbangsa dan bernegara”, tegasnya Anggota dewan yang berasal dari dapil Jabar IX Kabupaten Bekasi.

Rusdi Haryadi selaku Ketua DPD Gema Keadilan Kabupaten Bekasi mengaku senang dan bangga atas undangan kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan untuk anggotanya, terutama pengurus Gema Keadilan di tingkat Kecamatan Se-kabupaten Bekasi.


“Saya sangat berterimakasih kepada Pak Ustad Abdul Jabar Majid atas terselenggaranya acara yang sangat baik ini. Semoga generasi muda kita semakin paham dengan 4 Pilar Kebangsaan dan bergerak berkolaborasi dengan semua pihak untuk membangun dan menjaga kejayaan NKRI”, katanya dalam sambutan.


Acara yang dihelat di Aula DPD PKS Kabupaten Bekasi itu diikuti oleh tig puluh lima orang peserta yang berasal dari pengurus Gema Keadilan Kabupaten Bekasi.

Bagikan