Rusdi Haryadi : Vaksinasi memberi harapan baru pada kita

Bagikan

Rusdi Haryadi : Vaksinasi memberi harapan baru pada kita

Sekretaris Komis IV DPRD Kabupaten Bekasi Rusdi Haryadi menegaskan bahwa vaksinasi covid-19 memberikan harapan baru kepada masyarakat untuk bangkit dan melanjutkan “kehidupan”.

“Vaksinasi memberi harapan baru pada kita. Harapan akan kembalinya “kehidupan” tegasnya di ruangan Fraksi Keadilan Sejahtera DPRD Kabupaten Bekasi pada Jum’at (15/1) menanggapi vaksinasi yang gencar dilakukan pemerintah sejak Rabu lalu yang dimulai dari Presiden Joko Widodo.

Menurut Rusdi, sembilan kali perpanjangan PSBB di Kabupaten Bekasi hanya menjebak masyarakat dalam labirin persoalan penanggulangan Covid-19 yang tak pernah tuntas.

“Yang harus kita sadari bersama, bahwa sembilan kali perpanjangan PSBB di Kabupaten Bekasi menjebak kita dalam labirin persoalan penanggulangan Covid-19 yang tak pernah tuntas,” ungkapnya.

Lebih lanjut Rusdi menjelaskan bahwa banyak persoalan-persoalan baru yang timbul di masyarakat akibat pandemi Covid-19 ini yang sangat menguras energi dan dana pemerintah dalam hal ini APBD Kabupaten Bekasi. Dan ini harus segera diakhiri.

“1.400-an kasus PHK, pemotongan gaji karyawan, pekerja yang dirumahkan bahkan tanpa gaji. Ribuan lembaga pendidikan yang dikelola masyarakat terancam bubar, UMKM gulung tikar, daya beli terjun bebas, resesi ekonomi, fasilitas kesehatan kita yang collapse akibat tak sanggup lagi menampung pasien. hingga realokasi dan refokusing anggaran 1,3 triliun rupiah pada APBD kita. Semua karena Covid-19! ” tutupnya.

Bagikan

Hari Ibu 22 Desember 2020, PKS Dorong Pemda Kabupaten Bekasi Beri Program Pembinaan Kepada Kaum Ibu

Bagikan

Ada satu ungkapan yang relevan dengan momentum Hari Ibu, 22 Desember, yaitu :

الأُمُّ هِيَ المدْرَسَةُ الأُوْلَى فِي حَيَاةِ كُلِّ إِنْسَانٍ

“Ibu adalah sekolah pertama bagi kehidupan setiap insan.”

Ungkapan ini menyadarkan kita semua bahwa kedudukannya sebagai pendidik pertama dan utama generasi muda Islam, yang dengan memberikan bimbingan yang baik bagi mereka, berarti telah mengusahakan perbaikan besar bagi masyarakat, demikian ungkap Rusdi Haryadi,sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi

Menurut politisi muda PKS yang aktif dalam program pemberdayaan masyarakat, Pemda Kabupaten Bekasi, harus proaktif dalam membina para ibu rumah tangga, dengan memberikan program pemberdayaan, melalui pelatihan-pelatihan yang kontinue.

“Pemerintah Pusat melalui Kemen PPPA mengeluarkan kebijakan dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pedoman Umum Pembangunan Industri Rumahan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Melalui Pemberdayaan Perempuan.” Jelas Rusdi, dikediamannya, Bekasi,22/12/2020

Pedoman ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan pihak yang berkepentingan untuk melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan pengembangan Industri Rumahan agar terkoordinasi, efektif, dan efisien. Kebijakan pemerintah nasional tersebut dalam rangka mengurangi pengangguran, khususnya pada kelompok perempuan.

Saat ini banyak perempuan di Kabupaten Bekasi karena memiliki keterbatasan akses ekonomi di industri besar yang berada di luar rumah, seringkali pilihannya menjadi buruh migran ke luar negeri menjadi TKA.

“Momentum hari ibu, harus di jadikan evaluasi bagi pemerintah daerah,khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi, untuk mengintensifkan program pemberdayaan perempuan, sehingga kualitas ekonomi keluarga semakin meningkat.” Tutup Rusdi.

Bagikan

Menyambut 2021 Pemkab Bekasi Siapkan Prosedur Belajar Tatap Muka,PKS Ingatkan Pengawasan Intensif Disdik Ke Sekolah

Bagikan

Menyambut 2021 Pemkab Bekasi Siapkan Prosedur Belajar Tatap Muka,PKS Ingatkan Pengawasan Intensif Disdik Ke Sekolah

legislatif Komisi IV dari Fraksi PKS Kabupaten bekasi, Rusdi Haryadi

Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah menyiapkan prosedur kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan sistem tatap muka yang rencananya mulai diberlakukan awal tahun 2021 di tengah pandemi COVID-19.

Di temui dikediamannya salah satu anggota legislatif Komisi IV dari Fraksi PKS Kabupaten bekasi, Rusdi Haryadi,menjelaskan bahwa dirinya mengingatkan pihak Disdik perlu melakukan pengawasan yang intensif ke sekolah-sekolah.

Menurut Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi sejumlah prosedur yang telah di tetapkan harus dilaksanakan pihak sekolah nanti, jika sistem pembelajaran tatap muka sudah dimulai kembali. “Disamping prosedur
perlu adanya persetujuan komite dan kepala sekolah, yang penting untuk diperhatikan dan dilaksanakan adalah protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, jarak dengan menggunakan sistem 50 persen kehadiran siswa, dan alat cuci tangan,” jelas Rusdi di Bekasi, kamis, 10/12/2020

“Prioritas utama pemerintah adalah untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat secara umum, serta mempertimbangkan tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial dalam upaya pemenuhan layanan pendidikan selama pandemi COVID-19,” tutup Rusdi.

Bagikan