Mohamad Nuh : Pilkada Serentak 2024, Tergadainya Kedaulatan Rakyat

Bagikan

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Mohamad Nuh menilai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada tahun 2024 akan menjadikan kedaulatan rakyat tergadaikan, digantikan dengan kedaulatan pemodal. Hal ini bisa saja terjadi jika pemilik modal memaksakan kepentingan bisnisnya yang dititipkan melalui Pelaksana tugas Kepala Daerah seperti Gubernur  yang ditunjuk langsung oleh Presiden dan atau Walikota/Bupati yang ditunjuk langsung oleh Menteri Dalam Negeri.

“Jika dipaksakan, Pilkada serentak pada tahun 2024, maka sejumlah 272 kepala daerah (24 Gubernur, 57 Walikota dan 151 Bupati) akan dilantik dan mengisi kekosongan kepala daerah pada tahun 2022 hingga 2024 yang melaksanakan tugas secara definitif tetapi bukan dipilih langsung oleh masyarakat. Kondisi ini berpotensi membuat oligarki kekuasaan oleh pemerintah” terang Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi periode 2010-2020 ini di Bekasi pada Sabtu (20/3).

Nuh menambahkan, dengan ditunjuknya para pejabat eselon 1 dan 2 untuk menduduki posisi kepala daerah tanpa dipilih oleh rakyat, maka kondisi seperti ini akan sangat mudah dimanfaatkan oleh para pemodal untuk memaksakan kepentingan bisnisnya di daerah tersebut.

“Maka kondisi ini menjadi incaran pemodal untuk menitipkan dana dan memaksakan kepentingan bisnisnya pada daerah tersebut. Kedaulatan rakyat akan tergadai menjadi kedaulatan pemodal,” tutupnya.

Diketahui bahwa Fraksi PKS DPR RI masih ngotot untuk merevisi UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu agar Pilkada Serentak bisa dilaksanakan di tahun 2022 dan 2023 demi kedaulatan rakyat dalam menentukan kepala daerahnya masing-masing.

Bagikan

Hadiri Pemakaman Alm. Imam Hambali, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi M. Nuh : Kami Merasa Kehilangan dan Terkejut

Bagikan

Hadiri Pemakaman Alm. Imam Hambali, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi M. Nuh : Kami Merasa Kehilangan dan Terkejut

PKSBekasi – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi M. Nuh, menghadiri pemakaman Alm. Imam Hambali, dalam kata sambutannya beliau menyatakan bahwa seluruh anggota DPRD merasa kehilangan.
.
“Kami di DPRD Kabupaten Bekasi merasa kehilangan dan terkejut dengan meninggalnya beliau, beliau dikenal sebagai pemersatu dari berbagai lintas pikiran di anggota dewan, keberadaa beliau mempersatukan,” katanya.
.
“Tapi inilah keinginan Allah SWT, bisa jadi ia dipanggil disaat amal terbaik, amal yang puncak. Sebagai anggota Fraksi PKS mengucapkan terima kasih kepada hadirin semua,” lanjutnya.
.
“Pesan untuk keluarganya, doakan, karena buku amalan sudah tertutup, tapi yang mengalir ada tiga, anak soleh yang selalu mendoakan, ilmu yang bermanfaat dan amal jariyah, amal jariyah beliau sangat luar biasa,” pungkasnya.

Bagikan

PKS Kabupaten Bekasi Temui Kades Mangunjaya, Apa Agendanya?

Bagikan
Kunjungan silaturrahim Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi periode 2010-2020, Mohamad Nuh berserta Ketua BPC 3 Mikail Ruzqi ke Kades Mangunjaya Jayadi Said

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi yang juga Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi masa bakti 2010-2020, Mohammad Nuh ditemani Ketua BPC (Bidang Pembinaan Cabang) 3 Mikail Ruzqi yang juga Ketua DPC PKS Tambun Selatan beserta pengurus lainnya berkunjung ke kantor Desa Mangunjaya untuk bersilaturrahim dengan Kepala Desa terpilih, Jayadi Said pada Jum’at (12/2). Ada beberapa agenda yang dibicarakan dalam pertemuan hangat tersebut.

“Agendanya sosialisai visi dan misi serta perkenalan pengurus serta lambang baru PKS. Selain itu kita juga berdiskusi tentang program pengembangan desa di Kabupaten Bekasi,” jelas anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Daerah Pemilihan Bekasi 3 (Tambun Selatan) ini.

Sementara itu Mikail menegaskan bahwa PKS siap bersinergi dengan Pemerintahan Desa Mangun Jaya untuk pengembangan wilayah yang disambut baik oleh Kades Jayadi.

“Untuk pengembangan wilayah desa yang mandiri, sinergi antar elemen mutlak diperlukan. Sebagai partai politik terbesar di Kabupaten Bekasi, kami siap bersinergi demi kemajuan Desa Mangunjaya,” tutupnya.

Bagikan

Pengurus DPD PKS Kabupaten Bekasi Ziarah ke Makam Pahlawan KH.Noer Ali

Bagikan

Pengurus DPD PKS Kabupaten Bekasi Ziarah ke Makam Pahlawan KH.Noer Ali

PKSBekasi – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi, usai silaturahmi ke kediaman ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi, melakukan ziarah ke makam pahlawan nasional, KH.Noer Ali.

Ziarah makam pada Rabu(10/2/21) di komplek kediaman Ketua Umum MUI Kabupaten Bekasi, KH. Amien Noer, Lc, MA di Ponpes At-Taqwa Ujung Harapan, Bekasi.

“Setelah silaturahim, bersama rombongan Ziarah ke makam pahlawan nasional,almarhum KH.Noer Ali,” ungkap Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Imam Hambali

Ziarah bersama Ketua Dewan Syariah Wilayah Dr. KH. Abdul Jabbar Majid, MA, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi H. Mohamad Nuh, Lc dan Sekretaris Umum DPD Budi Mohamad Mustofa.

Bagikan

Silaturahim Dengan Ketua MUI Kabupaten Bekasi, PKS Dapat Banyak Wejangan

Bagikan

Silaturahim Dengan Ketua MUI Kabupaten Bekasi, PKS Dapat Banyak Wejangan

PKSBekasi – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi bersilaturahim dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi, di Komplek Pesantren At-Taqwa Babelan, Rabu (10-2-2021).

Ketua MUI Kabupaten Bekasi, KH. Amien Noer, Lc, MA menerima rombongan DPD PKS Kabupaten dengan penuh keakraban dan langsung memberikan wejangan.

Kiyai Amin, demikian beliau biasa disapa berpesan agar PKS terus istiqomah berjuang untuk umat, serta mengokohkan persatuan dengan seluruh elemen bangsa. “PKS bisa menjadi perekat dan pemersatu semua partai dan semua golongan terutama kelompok Islam. Kalau persatuan sudah terbentuk, insya-Allah akan memberikan banyak manfaat bagi ummat”, pesannya.

Putra Pahlawan Nasional KH Noer Alie ini juga berpesan agar kiprah PKS dan tokoh-tokoh Islam semakin profesional. Profesionalitas itu juga harus menjadi landasan bagi para politisi dan da’i pada umumnya. “Berpolitik juga harus dengan baik dan profesional. Berdakwah juga demikian. Profesional adalah ciri kualitas untuk tataran elit. Untuk tataran bawah kita menyebutnya berketerampilan”, tegasnya.

Ketua Pondok Pesantren At-Taqwa Babelan ini berpendapat, profesionalisme atau keterampilan inilah yang harus ditingkatkan terus terutama oleh para lulusan pesantren. Menurutnya, lulusan pesantren, jadi da’i yang profesional. Punya keahlian dan tetap memegang adab dalam dakwahnya.

Mendapatkan wejangan yang banyak, Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi H. Imam Hambali, S.Si, MM mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas pesan dan harapannya yang besar kepada PKS.

Membersamai rombongan PKS hadir KH. Dr. Abdul Jabar Majid, MA (Ketua Dewan Syariah Wilayah PKS Jawa Barat, yang juga menantu dari KH. Noer Alie), H. Mohamad Nuh, Lc (Wakil Ketua DPRD Kab. Bekasi), Dra. Hj. Ani Rukmini, M.Kom (Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi), Budi Mohamad Mustofa (Sekretaris Umum DPD) dan H. Mustaqim Marzuki, M.Pd (Anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi dari Dapil 4).

Kegiatan silaturahim DPD PKS Kabupaten Bekasi ini akan terus berlanjut kepada tokoh dan organisasi lainnya di Bekasi sebagai perkenalan pengurus baru PKS hasil Musda PKS pada Desember 2020 silam.

Bagikan

Mohamad Nuh : PKS Siap Melayani Masyarakat Kabupaten Bekasi

Bagikan

PKSBekasi – Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi Mohamad Nuh melakukan pengecheckan langsung terhadap kesiapan panitia dalam penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) ke-5 PKS Kabupaten Bekasi yang akan digelar Senin (28/12) besok di Hotel Sakura, Cikarang Pusat.

“Panitia sudsh bekerja luar biasa, banyak tokoh-tokoh lintas partai, ormas dan tokoh agama yang memberikan ssmbutan terhadap Musda kali ini. Hal ini sebagai bentuk kedekatan masyarakat terhadap PKS dan keterbukaan PKS terhadap masyarakat. Kedepan PKS siap untuk melayani masyarakat Kabupaten Bekasi,” jelasnya.

Mohamad Nuh yang menjadi Ketua DPD PKS Kabupaten selama 2 periode, dari tahun 2010 sampai 2020 berharap acara Musda kali ini bisa dinikmati tidak hanya oleh kader PKS saja, akan tetapi bisa dinikmati juga oleh masyarakat Kabupaten Bekasi.

” Musda ini jangan hanya dinikmati oleh kader PKS saja, tapi juga oleh masyarakat luas Kabupaten Bekasi, karena PKS menginginkan susunan kepengurusan nantinya bisa menampung seluruh aspirasi masyarakat Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.

Bagikan

Peringatan Hari Ibu Mohamad Nuh : Negara Berperan dalam Perlindungan Perempuan

Bagikan

PKSBekasi – Peringatan Hari Ibu 22 Desember tahun 2020 ini menjadi sangat istimewa karena bentuk partisipasi negara dalam upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak memasuki babak baru yaitu dalam bentuk rancangan undang-undang yang dimulai dengan Rancangan Peraturan Daerah ( Raperda ) tentang Perlindungan Perempuan di Kabupaten Bekasi. Hal ini disampaikan oleh Mohamad Nuh, Ketua DPD PKS Kab. Bekasi dalam sambutannya di acara peringatan Hari Ibu yang digelar Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga ( BPKK ) DPD PKS Kab. Bekasi melalui aplikasi virtual, Selasa (22/12).

” Dalilnya buat kita jelas, sabda Rasulullah saw bahwa kedudukan seorang perempuan adalah sebagai tiang negara. Dengan kata lain negara gak bakal beres tanpa membereskan wanitanya. Maka disinilah pentingnya peran suatu negara untuk melindungi hak-hak perempuan melalui kebijakan-kebijakan pemerintah. Salah satunya dalam bentuk raperda. Dengan kata lain, kita dipaksa untuk melindungi hak-hak perempuan dengan perda. Ada pelanggaran, ada konsekuensinya.” Papar wakil ketua DPRD Kab. Bekasi ini.

Lebih jauh Nuh menjelaskan bahwa saat ini ada empat pembahasan dalam perda yaitu tentang pemberantasan 4 penyakit dalam masyarakat, perlindungan perempuan pekerja dari kejahatan seksual, alokasi anggaran termasuk alokasi dana bagi organisasi-organisasi yang bergerak dalam perlindungan perempuan, dan mengangkat isu-isu sosial kemasyarakatan yang berkaitan dengan perempuan dan keluarga.

” Kedepan BPKK sebagai gerakan yang lekat dengan isu perempuan dan keluarga bisa ikut berpartisipasi aktif mengangkat isu yang berkembang dalam masyarakat untuk turut serta merancang perda. ” Pungkasnya.

Bagikan