PKS BEKASI, Cibitung – Persoalan banjir yang terus berulang di Perumahan Kartika Wanasari, Cibitung, menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Budi Muhammad Mustafa atau Budi MM.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pertemuan dan dialog bersama warga RW 032 Kartika Wanasari, Ahad (25/10/2026), di Kantor Sekretariat RW 032.
Hadir pula anggota DPR RI Fraksi PKS, H. Jalal Abdul Nasir, Ketua DPC PKS Cibitung Kholid Abdullah, Ketua RW 032 Joko Lelono, para ketua RT, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Budi MM mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut merupakan kesempatan pertamanya untuk berdialog bersama para ketua RT dan warga RW 032 dalam satu forum.
Meski demikian, persoalan banjir Kartika Wanasari bukan hal baru baginya.
“Kalau dengan Pak RW saya sudah beberapa kali bertemu dan berkoordinasi terkait permasalahan banjir di Kartika,” ujar Budi MM.
Ia mengungkapkan telah melakukan peninjauan terhadap kondisi Kali Kartika hingga kawasan Perumahan Trias sebagai bagian dari upaya memahami permasalahan aliran air di lingkungan tersebut.
Namun, Budi mengakui masih memerlukan penelusuran lebih lanjut untuk mengetahui jalur aliran air yang berkontribusi terhadap banjir di Kartika Wanasari.
Untuk itu, ia berencana melakukan peninjauan lapangan bersama Ketua RW guna menelusuri aliran air yang masuk ke kawasan perumahan.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi persoalan yang perlu ditangani sehingga usulan penanganan banjir memiliki dasar kondisi lapangan yang lebih jelas.
Dalam kesempatan itu, Budi MM juga menyampaikan informasi mengenai rencana pengerukan danau atau embung di kawasan Kartika Wanasari dalam waktu dekat.
Rencana tersebut menjadi salah satu upaya yang dibahas untuk mengurangi persoalan genangan dan banjir yang selama ini dikeluhkan warga.
Selain membahas banjir, Budi MM menjelaskan mekanisme penyaluran aspirasi pembangunan melalui anggota DPRD Kabupaten Bekasi.
Ia menyampaikan bahwa sejumlah kegiatan pembangunan melalui jalur aspirasinya telah direncanakan. Namun, untuk kawasan Kartika Wanasari, belum terdapat usulan pembangunan yang masuk melalui dirinya.
Oleh sebab itu, ia mempersilakan pengurus lingkungan dan masyarakat untuk mengajukan kebutuhan pembangunan agar dapat dipertimbangkan dalam proses perencanaan dan penganggaran.
Kesempatan tersebut langsung dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai kebutuhan.
Di antaranya perbaikan pos RT, peningkatan jalan menuju fasilitas umum, renovasi sarana olahraga, serta penanganan banjir di RT 06.
Warga juga mempertanyakan status penyerahan Perumahan Kartika Wanasari kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi yang dinilai berkaitan dengan pengelolaan dan pembangunan fasilitas lingkungan.
Tidak ketinggalan, kader PKK dan Posyandu menyampaikan kebutuhan dukungan operasional serta pembaruan peralatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Holil Sumarna, warga Kartika Wanasari yang juga kader PKS dan pernah menjabat sebagai ketua RT, mengingatkan bahwa sejumlah aspirasi pembangunan sebelumnya sudah pernah diperjuangkan melalui anggota legislatif.
Salah satunya pembangunan pagar di sepanjang Kali Kartika yang menjadi contoh hasil penyaluran aspirasi pada periode sebelumnya.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Budi MM bersama Haji Jalal Abdul Nasir memberikan penjelasan mengenai kemungkinan tindak lanjut sesuai kewenangan dan skala prioritas.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk mempertemukan kebutuhan warga dengan fungsi representasi, pengawasan, dan penganggaran anggota legislatif.
Bagi warga Kartika Wanasari, tindak lanjut atas rencana penanganan banjir dan usulan pembangunan lingkungan menjadi hal penting yang diharapkan setelah pertemuan tersebut.
#kangholil