Video Bullying di Bekasi Viral, Seorang Pelajar Dipaksa Cium Kaki dan Ditarik dari Motor, Imam Hambali Himbau Pihak Terkait Segera Ambil Tindakan


Imam Hambali Ketua Fraksi PKS


Video Bullying di Bekasi Viral, Seorang Pelajar Dipaksa Cium Kaki dan Ditarik dari Motor, Imam Hambali Himbau Pihak Terkait Segera Ambil Tindakan


PKSBekasi,Cikarang Pusat - Sebuah video bullying beredar di media sosial menampilkan seorang pelajar berkerudung hitam berbaju biru, mendapatkan reaksi dari Imam Hambali Ketua Fraksi PKS, di Bekasi, senin, 27/7/2020, di ketahui bahwa pelajar tersebut berasal dari SMK Pusaka Nusatara 2, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Imam Hambali menyesali kejadian tersebut, sangat memperihatinkan buat kita semua, "saya minta kepada pihak terkait, khususnya Dinas Pendidikan dan Komite Perlindungan Anak Daerah Kabupaten Bekasi, segera mengambil tindakan terhadap kejadian ini. " Tegasnya. 

Ini fakta yang sangat mengkhawatirkan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi. " Akibat bullying sangat berbahaya, membuat siswa merasakan takut, memandang diri sendiri sebagai seseorang yang tidak berharga dan sulit untuk mempercayai orang dan berbaur dengan banyak orang. " Jelas Imam

Bukan hanya bagi korban, bahkan pelaku bullying juga tidak luput dari dampak negatif. Seperti kurang mampunya untuk membina hubungan baik dengan orang lain di masa depan hingga gangguan kepribadian.

" Melihat dampak yang sangat besar, sekolah harus mengambil langkah tegas untuk menciptakan suasana yang positif dan aman untuk siswa dalam menuntut ilmu. Apalagi semua yang terjadi dalam kehidupan anak di masa-masa sekolahnya akan berdampak pada pembentukan karakternya di masa depan. "Terlebih karena suksesnya siswa tidak hanya dilihat dari prestasi akademik yang dicapai tetapi juga dari kemampuannya untuk bisa mengatur emosi dan menebarkan nilai-nilai kebaikan untuk lingkungan di sekitarnya."  Tutup Imam.



  PESAN

0 Response to "Video Bullying di Bekasi Viral, Seorang Pelajar Dipaksa Cium Kaki dan Ditarik dari Motor, Imam Hambali Himbau Pihak Terkait Segera Ambil Tindakan"

Posting Komentar