Mohamad Nuh : Pancasila harga mati!



Mohamad Nuh : Pancasila harga mati!


PKSBekasi,Cikarang Pusat - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Mohamad Nuh menegaskan penolakan Fraksi PKS DPR RI terkait RUU HIP dan memintanya agar ditarik dari Program Legislasi Nasional tahun 2020 ini. Sebagaimana dilansir Radar Bekasi, Nuh mengatakan bahwa Pancasila adalah harga mati, jangan dikutak-katik lagi. Dalam hal ini kata Nuh, yang sudah disepakati adalah definisi Pancasila 18 Agustus 1945. Dimana pada saat itu, Sukarno melakukan pembahasan dan mengeluarkan beberapa opsi. Kemudian hasilnya itu sudah disepakati pada tanggal 18 Agustus 1945. Dan jangan dikembalikan lagi ke tanggal 1 Juni 1945, proses sebelumnya.

“Kalau mau konsisten, Pancasila harga mati, sudah jangan dikutak kutik lagi. Kan yang sudah disepakati adalah definisi Pancasila 18 Agustus. Jangan dikembalikan lagi ke 1 Juni 1945,” tukasnya di gedung DPRD Kabupaten Bekasi pada Senin (6/7).

Nuh yang juga Ketua Umum DPD PKS Kabupaten Bekasi ini menyampaikan, pada zaman dulu, umat Islam fokus dengan Pancasila dan tidak sepakat dengan yang namanya ekasila maupun trisila. Artinya, apabila sekarang diangkat dan dibongkar lagi, berarti tidak sepakat dengan adanya Pancasila.

Selain itu, dirinya juga beranggapan, di dalam RUU HIP ada tafsiran baru. “Setelah adanya RUU HIP, ternyata ada temuan-temuan berupa tafsiran baru. Itulah yang menyebabkan umat menjadi sensitif,” tuturnya.

Menurut Nuh, upaya penolakan RUU HIP di daerah terus dilakukan. Dan sudah disampaikan ke Fraksi PKS di DPR RI. “Yang jelas, kemarin Fraksi PKS mendapat amanat dari ulama dan ormas. Kemudian sekarang amanat tersebut sudah disampaikan ke DPR RI, karena yang membahas DPR RI,” pungkasnya.



  PESAN

0 Response to "Mohamad Nuh : Pancasila harga mati!"

Posting Komentar