Aleg Perempuan PKS, Fatmah Hanum Ingatkan Pemkab Bekasi Jangan Dulu Terapkan New Normal

Fatmah Hanum
Fatmah Hanum (Foto sebelum Covid)


Aleg Perempuan PKS, Fatmah Hanum Ingatkan Pemkab Bekasi Jangan Dulu Terapkan New Normal

PKSBekasi, Cikarang Pusat - Sebagai persiapan pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal, Pemerintah Kabupaten Bekasi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional sesuai level kewaspadaan.

Berdasarkan Keputusan Bupati Bekasi Nomor 360/Kep-246 BPBD/2020 tertanggal 5 Juni 2020, penerapan PSBB secara proporsional tersebut akan berlangsung selama 28 hari, terhitung 5 Juni hingga 2 Juli 2020.

Menanggapi persiapan pelaksanaan AKB atau new normal, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Fatmah Hanum, S.Pd.I mengingatkan Pemerintah Kabupaten Bekasi jangan dulu menerapkan AKB atau new normal.

Pasalnya, kata dia, wilayah Kabupaten Bekasi masih zona kuning. Bahkan, trend grafik yang semula turun dari terakhir PSBB kedua pada 29 Mei 2020, angka kasus selama empat hari ke belakang bertambah 43 kasus.

“Jadi, perlu analisa yang tepat untuk waktu dan aturan dalam menyambut AKB atau new normal,” kata Fatmah Hanum  di Cikarang, Sabtu (13/6/2020).

Fatmah menegaskan, yang pasti mau AKB ataupun AKB sampai kepada new normal sekalipun, yang mesti diingat adalah virus corona ini tidak serta merta hilang begitu saja.

“Pandemi Covid-19 ini masih ada, untuk itu kita tetap waspada. Diharapkan masyarakat tetap harus satu safe. Pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan,” ujarnya.

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan, keberadaan virus corona akan berkurang secara signifikan bila vaksin sudah ditemukan, sedangkan penemuan vaksin secara umum baru mungkin ada dua tahun setelah pandemic Covid-19. “Jadi masyarakat Kabupaten Bekasi tetap hati-hati,” imbuh Wakil Ketua BAPEMPERDA ini.

Namun demikian, Fatmah Hanum mengakui berbulan-bulan di rumah yang terdampak adalah ekonomi. Kalau pun masyarakat terpaksa keluar karena memang harus bekerja. Akan tetapi, sambung dia, saat keluar masyarakat harus memperhatikan protokol kesehatan.

“Saya akui, masyarakat tidak mungkin terus menerus menguras tabungan. Oleh karena itu, masyarakat perlu juga memikirkan inovasi baru untuk menambah income dari rumah,” katanya.

Terkait penerapan PSBB di Kabupaten Bekasi, Fatmah Hanum menilai PSBB dimana pun di Indonesia seolah tak berasa. Begitu juga di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Bisa juga karena masyarakat kurang diedukasi oleh pemerintah, atau memang masih begitu kondisi masyarakat kita yang menjadi indikasi tingkat pendidikan suatu masyarakat,” katanya, seraya menambahkan bahwa keberhasilan PSBB di Kabupaten Bekasi harus diukur dari seberapa banyak masyarakat menerima tes rapid.

Sumber : telusur.co.id




  PESAN

0 Response to "Aleg Perempuan PKS, Fatmah Hanum Ingatkan Pemkab Bekasi Jangan Dulu Terapkan New Normal"

Posting Komentar