Ayub Rohadi : Berakhirnya Ramadhan Bukan Berarti Berakhir Amal Shalih





Ayub Rohadi : Berakhirnya Ramadhan Bukan Berarti Berakhir Amal Shalih


PKSBekasi,Cikarang Barat - Berakhirnya Ramadhan bukan berarti berakhir amal shalih, ungkap Ayub Rohadi politisi senior dari PKS Kabupaten Bekasi, saat berbicara di ujung  telepon, 21/5/2020.

Dirinya menjelaskan bahwa berakhirnya ramadhan harus di jadikan sebagai momentum lonjakan produktifitas, "satu bulan proses tarbiyah harusnya menjadi modal kekuatan untuk menjadi manusia produktif di 11(sebelas) bulan yang akan datang, " terangnya.

Seluruh kader PKS, lanjut Ayub yang juga aleg DPRD Kabupaten Bekasi, harus terus melanjutkan semua amal shalih yang sudah di lakukan selama ramadhan, "ramadhan itu punya titik tekan pendidikan pada aspek hubungan kepada Allah dan hubungan kepada sesama manusia, Ke 2(dua) hal itu menjadi material utama program kader PKS dalam berkhidmat untuk ummat,"  jelas Ayub 

Sebagai Partai dakwah PKS akan selalu menjadi garda terdepan, dalam mengedukasi kadernya dan masyarakat umum,  untuk selalu fokus pada dua hal diatas, "shalih secara individu yaitu punya karakter takwa, sebagai tujuan ibadah puasa dan shalih secara sosial, yaitu rukun,  berakhlak karimah, peduli kepada sesama, dan lain sebagainya, semoga dengan segera berakhirnya ramadhan,  wabah covid-19, akan segera pergi dan hilang dari bumi, di Indonesia, seluruh masyarakat dapat beraktifitas seperti biasanya, kepada seluruh kader dan masyarakat tetap ikuti prosedur kesehatan, bermasker, pola hidup yang sehat, tetap dijaga dengan sebaik-baiknya ," tutup Ayub.



  PESAN

0 Response to " Ayub Rohadi : Berakhirnya Ramadhan Bukan Berarti Berakhir Amal Shalih"

Posting Komentar