Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Bupati Tunda Pelaksanaan Pilkades Serentak

Aleg PKS Kabupaten Bekasi Ani Rukmini



Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Bupati Tunda Pelaksanaan Pilkades Serentak


PKSBekasi,Cikarang Pusat - Belum lama ini Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menempatkan Kabupaten Bekasi dan lima Kabupaten / Kota lainnya sebagai zona merah penyebaran virus Corona (Covid-19). Resah dengan bahayanya penyebaran Covid-19, Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi, Ani Rukmini meminta Bupati Bekasi agar menunda pelaksanaan Pilkades serentak April mendatang.

Demikian disampaikan Anggota FPKS ini di rumahnya, Ahad pagi (22/3). Ani beralasan, penundaan pelaksanaan Pilkades yang insya-Allah diselenggarakan tanggal 19 April 2020 itu sejalan dengan pencegahan penyebaran Covid-19.

"Saya meminta kepada Bupati Bekasi  untuk mengeluarkan keputusan penundaan Pilkades yang rencana diselenggarakan tanggal 19 April 2020 nanti. Mengingat Kabupaten Bekasi masuk zona merah penyebaran virus corona", tegasnya.

Banyak sumber memprediksi bahwa Bulan April 2020 sebagai puncak wabah virus corona Covid-19. Ani mengatakan, pihaknya sudah mendorong DPMPD Kabupaten Bekasi untuk mempertimbangkan agar Pilkades ditunda. Kabupaten Bekasi bisa menyampaikan hal ini sambil berkonsultasi kepada Gubernur Jawa Barat.


"Intinya satu, kita cegah jangan sampai ajang Pilkades sebagai berkumpulnya masa yang banyak, menjadi pusat penyebaran virus Covid-19", tandasnya.



PESAN

0 Response to "Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Bupati Tunda Pelaksanaan Pilkades Serentak"

Posting Komentar