Jawab Pertanyaan Dalam Reses, Rusdi Haryadi : Kami Menolak Omni Bus Law

Rusdi Haryadi menjawab setiap pertanyaan dan usulan warga


Warga yang bertanya tentang perburuhan saat reses 


Jawab Pertanyaan Dalam Reses, Rusdi Haryadi : Kami Menolak Omni Bus Law

PKSBekasi,Cibitung - “Sikap kami komisi empat dan keberpihakan kami kepada buruh jangan dipertanyakan lagi Insya Allah kami berfihak kepada buruh,” tegas Rusdi Haryadi ketika menjawab pertanyaan tentang perburuhan dari Aji seorang warga  RT 09 RW 03 dalam acara reses di Bekasi Regensi 1 Wanasari Cibitung, Sabtu (01/02/2020).

Selain itu Rusdi Juga secara tegas mengatakan bahwa komisi 4 DPRD Kabupaten Bekasi menolak Omni Bus Law Cipta Lapangan Kerja (Cilaka).  

“Insya Allah sikap politik kami sebagai Komisi 4 DPRD Kabupaten Bekasi menolak Omni bus law,” katanya dengan penuh semangat.

Dalam hal ini aleg PKS dari komisi 4 yang salah satunya membidangi perburuhan menjelaskan bahwa adanya Omni Bus Law ini akan menambah masalah buat daerah karena secara otomatis akan menghapus perda perda yang sudah ada dan akan membuat perda baru lagi.

“Maksud dari omni bus law ini, niat mulianya agar masyarakat tidak bingung dengan banyak aturan tapi dilihat dari isi, materi dan substansinya ini merugikan teman teman dari kaum perburuhan,” jelas Rusdi.

Menurutnya , yang paling menonjol dari UU ini adalah upah sektoral akan hilang. Padahal upah sektoral ini adalah yang membedakan antara perusahaan bonafit dengan perusahaan padat karya.

“Sehingga pekerjaan yang tidak butuh skill tinggi dengan pekerjaan yang membutuhkan skill tinggi akan sama upahnya karena dihapusnya upah sektoral ini dan tidak ada lagi pembedanya,padahal antar daerahpun berbeda upah sektornya,” jelas rusdi. (HSO)










PESAN

0 Response to "Jawab Pertanyaan Dalam Reses, Rusdi Haryadi : Kami Menolak Omni Bus Law"

Posting Komentar