[Catatan Harian ASYIK] KARENA ANAK MUDA AGEN PERUBAHAN



[Catatan Harian ASYIK] 

KARENA ANAK MUDA AGEN PERUBAHAN

Tiga hari terakhir ini saya bertemu dengan anak-anak muda yang luar biasa. Setelah berjumpa dengan Nur Agis Aulia pada Sabtu, 12 Oktober, hari ini saya bersua dengan 1.500 mahasiswa dari 16 provinsi.

Bukan cuma mahasiswa. Mereka adalah anak-anak muda yang juga berstatus pengusaha. Sambil belajar di kampus, mereka juga berwirausaha. Mereka tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Pengusaha Muda Indonesia (Himapindo).

Kang Agis dan 1.500 mahasiswa ini merupakan sosok inspiratif. Kaya akan ide, kreatif dan memiliki visi jauh ke depan. 

Begitulah seharusnya anak-anak muda. Bergerak. Bergerak. Dan terus bergerak. Mereka ini yang disebut generasi milenial. 

Data BPS 2018, jumlah generasi millennial berusia 20-35 tahun mencapai 24 persen, setara dengan 63,4 juta dari 179,1 juta jiwa yang merupakan usia produktif (14-64 tahun).  Inilah yang disebut sebagai bonus demografi.

Bonus demografi ini ibarat pisau bermata dua. Bisa menguntungkan, namun juga dapat merugikan.  Jika tidak dikelola dengan baik, maka bonus demografi ini akan jadi beban berat bagi pemerintah.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan data penduduk usia produktif yang menganggur alias tak punya pekerjaan berjumlah 5,01 persen. Data tersebut menjadi gambaran angka pengangguran yang meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Jumlah pengangguran itu bahkan disebut sebut besarannya melebihi Laos dan Kamboja. Indonesia tertinggal dari Laos dan Kamboja, yang secara berurutan mencatatkan 0,60 persen dan 0,10 persen pengangguran dalam data BPS.

Artinya, melansir situs nasional, ini memang menjadi angka terendah dalam sejarah Indonesia, tetapi tetap menjadi yang tertinggi kedua di Asia Tenggara.

Kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Harus ada kebijakan menyeluruh agar bonus demografi jadi menguntungkan buat kita. Karena itu, sosok-sosok seperti Kang Agis dan 1.500 mahasiswa yang hari ini saya jumpai harus lebih banyak diduplikasi.

Ingat, pemuda adalah agen perubahan. Negeri ini merdeka tersebab perjuangan anak-anak muda kala itu. Ada Soekarno, Hatta, M. Natsir, Agus Salim dan lainnya. Perubahan-perubahan besar di negara ini juga kerap dilakukan anak-anak muda. Mulai dari Sumpah Pemuda hingga Reformasi 1998. 

Dalam sejarah Islam, anak-anak muda juga berkontribusi besar. Ada Ali bin Abi Thalib, Umar bin Khaththab, Utsman bin Affan hingga Mushab bin Umair. Di usianya yang belasan tahun, mereka sudah menjadi panglima perang.

Saya pun teringat pesan Bung Karno soal pemuda ini:

Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia."


Ahmad Syakhu




PESAN

0 Response to " [Catatan Harian ASYIK] KARENA ANAK MUDA AGEN PERUBAHAN"

Posting Komentar