Pengangguran Tinggi, Rusdi Haryadi : Perlunya Regulasi Yang Komprehensif di Bekasi



PKSBekasi,Cikarang Barat - "Adalah sebuah ironi bahwa dengan 6500 perusahaan di Kabupaten Bekasi terdapat fakta 10,8 persen warganya berstatus pengangguran. Dan ini angka tertinggi dari 27 kota/ Kabupaten di Jawa Barat."

Kegundahan ini diungkapkan oleh Calon anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Daerah Pemilihan 2 (Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat) Rusdi Haryadi di Bekasi pada Jum'at (1/2).

Rusdy pun memberikan solusinya yaitu dengan regulasi yang komprehensif, dimana tidak hanya mengatur tingkat serapan tenaga kerja lokal minimal 40%, tetapi juga mengatur sanksi tegas bagi perusahaan yang membandel.

"Harus ada terobosan kebijakan agar jumlah pengangguran ini bisa ditekan. Secara struktural langkah strategis yang harus dilakukan adalah perlunya penyusunan regulasi yang komprehensif, dimana tidak hanya mengatur tingkat serapan tenaga kerja lokal minimal 40%, tetapi juga mengatur sanksi tegas bagi perusahaan yang membandel," terang caleg muda PKS dengan nomor urut 6 ini.

Rusdi menyoroti mandulnya penegakan Perda No. 04 tahun 2016 tentang ketenaga-kerjaan, menurutnya ini adalah tantangan legislasi ke depan jika dirinya terpilih nanti. 


"Meski Kabupaten Bekasi sudah punya Perda No. 04 tahun 2016 tentang ketenaga-kerjaan, tapi keberadaannya seolah mandul dan artifisial. Ini tantangan legislasi kedepan." pungkas pria berkacamata asli Bekasi ini.




PESAN

1 Response to "Pengangguran Tinggi, Rusdi Haryadi : Perlunya Regulasi Yang Komprehensif di Bekasi"

  1. Mantapks.dewan yg ky gini yg kita tunggu2,dewan yg peduli sama masyarakat kecil yg mengajak kita menjadi besar dan bermanfaat.

    BalasHapus