Nilai Kemuliaan

.

Sejatinya setiap kita dari lahir sudah membawa nilai kemuliaan , karena manusia hadir kedunia ini dalam keadaan fitrah , suci bersih tanpa dosa sekalipun lahir dari orang tua ( maaf ) yang pendosa.

Nilai fitrah yang dibawa saat manusia lahir ini keadaannya mulai menurun seiring dengan pertumbuhan dirinya yang dipengaruhi oleh kebiasaan pola pergaulan hidup yang mewarnai sepanjang usia kehidupannya.

Tarik menarik antara yang haq ( kebaikan ) dan bathil ( keburukan ) ini sudah menjadi sunnatullah akan terus ada sepanjang manusia hidup untuk mewarnai karakter atau kepribadian dirinya.

Sehingga bisa dikatakan kepribadian manusia itu cenderung buruk kalau kebathilan lebih mendominasi dalam pergaulannya, begitu pula manusia kepribadiannya cenderung baik karena alhaq lebih mendominasi dalam pergaulannya.

Oleh sebab itu Islam memandang bahwa untuk melihat bagaimana kepribadian seseorang salah satunya dengan melihat dengan siapa dia bergaul ?

Dalam hadits shohih , Rasulullah SAW bersabda " Orang yang bergaul dengan penjual minyak wangi , akan mendapatkan bau wanginya dan orang yang bergaul dengan pandai besi akan tercipratan hawa panasnya ."

Seringkali manusia tidak menyadari diantara teman bergaul akan saling memberikan pengaruh. Oleh karena itu kita harus pandai - pandai menjaga orientasi hubungan antar manusia yang menjadi teman bergaul kita.

Jangan karena faktor tidak enak menolak ajakan teman karena takut dianggap tidak solider kita ikut - ikutan padahal jelas - jelas kita tahu itu salah . Atau karena masalah uang yang dijanjikan atau kedudukan yang kita inginkan akhirnya kita rela tunduk pada kebathilan.

Ketika kita sudah demikian keadaannya maka saat itu juga kemerdekaan kita berpendapat sudah hilang, harga diri kita sudah direndahkan dan nilai kemuliaan yang ada pada diri kita perlahan - lahan namun pasti akan luntur tanpa kita sadari.

" Dan jiwa serta penyempurnaannya ( ciptaannya ) , maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu ( jalan ) kefasikan dan ketaqwaannya, sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya". ( As Syams: 7 - 10 )

Dalam hidup ini tujuan atau orientasi kita beramal karena Allah atau hanya sebatas mencari dunia akan tampak dari hasil perbuatannya.

" Katakanlah : Beramallah kalian semua, maka Allah, RasulNya dan orang - orang Mukmin akan melihat amal kalian " ( At Taubah : 105 )


Cikarang 12022019
Ratih DH Putri
Member Reli Kabupaten Bekasi




PESAN

0 Response to "Nilai Kemuliaan"

Posting Komentar