Bitho'nah Dakwah (Penyokong Dakwah)

H.Imam Hambali sedang memberikan taujihnya


Oleh: Ustadz H. Imam Hambali

Disampaikan pada Taujih Pemenangan Da'wah di Thariq bin ziyad Boarding school - Perum Grand Cikarang City.

Ahad, 24 Februari 2019.



۞ شَرَعَ لَكُمْ مِنَ الدِّينِ مَا وَصَّىٰ بِهِ نُوحًا وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ وَمَا وَصَّيْنَا بِهِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَىٰ ۖ أَنْ أَقِيمُوا الدِّينَ وَلَا تَتَفَرَّقُوا فِيهِ ۚ كَبُرَ عَلَى الْمُشْرِكِينَ مَا تَدْعُوهُمْ إِلَيْهِ ۚ اللَّهُ يَجْتَبِي إِلَيْهِ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَنْ يُنِيبُ 

Terjemah Arti: Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya). TAFSIR AYAT Dia mensyariatkan untuk kalian (wahai manusia) agama yang telah kami wahyukan kepadamu (wahai rasul) yaitu islam. sebagaimana Dia mewasiatkannya kepada Nuh agar mengamalkan dan menyampaikannya, dan juga yang Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa (mereka berlima adalah ullul azmi dari para rasul menurut pendapat yang mahsur) agar mereka semuanya menegakkan agama dengan tauhid, dan ketaatan kepada Allah dan beribadah kepadaNya semata, bukan kepada sealinNYa. Dan jangan berselisih dalam agama yang Aku perintahkan kepada kalian. Apa yang kamu dakwahkan berupa tauhid kepada Allah dan mengikhlaskan ibadah kepadanya benar-benar berat bagi orang-orang musyrik. Allah lebih memilih mengemban tauhid siapa saja yang Dia kehendaki dari makhluk-Nya, dan Dia membimbing untuk beramal dan menaati-Nya siapa yang kembali kepada-Nya.



Jangan takut dan jangan sedih dengan perjalanan dakwah ini.
Jangan merasa lemah.
Sementara musuh2 dakwah menyiapkan segala sesuatunya dengan sepenuh tenaganya.
Mengapa masih lemah dan mau mundur, padahal Allah sudah menjamin kebaikan untuk kita. Allah akan memuliakan kita dengan kita memuliakan dan membesarkan dakwah ini. Dan amalan dakwah akan kembali kepada pribadi masing-masing.

Lima hal untuk menguat kan dakwah ini antara lain:

1⃣ Harus menjadikan dakwah ini bisa di dukung oleh publik.

Bagaimana upaya kita bersama (kader2 ini) untuk menjadi simpul-simpul masyarakat, bermanfaat untuk publik. Sehingga dapat menggerakkan massa.
Bagaimana manfaat kita dihadapan publik. 

Sebagai contoh mempunyai pesantren, mempunyai sekolahan, berperan dimasyarakat, dll.

Kalo kita tidak berkontribusi memenangkan dakwah ini, bisa jadi langkah-langkah kita bisa dihentikan seperti dakwah saudara-saudara kita.

Alhamdulillah, FPI telah mendukung PKS. Habib Rizieq telah mewajibkan untuk mendukung partai Islam yang mendukung pasangan capres cawapres Prabowo sandi.

So, adanya penerimaan publik terhadap kehadiran kita. Adanya 
dukungan dan sambutan dari semua kalangan. 

2. Soliditas Internal

Sama sama saling menguatkan satu sama lain. 

Kita petempur, berada pada Ahad yang rapi. 
Seperti bangunan yang kokoh, tertata rapi seperti benteng.

3. Kemampuan kader diberdayakan sesuai potensinya masing-masing.

Kemampuan kader dalam bidangnya harus diberdayakan.
Dukungan publik, terus menjadi simpul masyarakat, solid mengikuti arahan qiyadah dan diikuti dengan skill atau kompetensi masing-masing.

Contoh ada yang mempunyai skill IT, usaha, pertukangan, memasak, dll.

4. Tahan dengan benturan. 
Jika disinggung dengan kelemahan kita, so jangan baper. Tunjukkan kita mempunyai kemampuan dengan diskusi ringan dengan masyarakat.

5. Menguatkan Maknawiyyah tarbiyah individu.

Kekuatan ruhiyyah individu lebih utama untuk menggerakkan langkah-langkah dakwah ini.

Wallahu'alam.

Mira
Sekertaris Reli Kab Bekasi





PESAN

0 Response to "Bitho'nah Dakwah (Penyokong Dakwah)"

Posting Komentar