Renungan Hati



Kalau kita perhatikan memang benar hati kita berbicara. Sering kali sebelum melakukan sesuatu kita selalu berdialog dengan hati mau begini mau begitu. 

Hati yang dalam kondisi baik biasanya yang dibicarakan hal - hal yang baik. Dia selalu berbicara berkaitan dengan rencana kebaikan yang akan dilakukan. 

Adapuni hati yang kondisinya tidak baik sering kali dikalahkan dengan logika hawa nafsunya , sehingga sering kali bertentangan dengan nuraninya sendiri. Karena pada dasarnya hati itu cenderung berpihak pada kebaikan .

Hanya terkadang karena kurangnya berdzikir  sehingga hatinya berkarat. Itu yang menyebabkan seseorang sulit membedakan mana yang baik dan mana yang tidak.

Oleh karena itu kita harus senantiasa merawat kondisi hati dengan berbagai amalan yang dapat menghidupkan hati. Agar hati kita senantiasa hidup selalu memberikan sinyal - sinyal kebaikan . 

Orang yang ingat akan mati maka dia tidak berani berbuat lalai. Karena kematian tidak memandang usia dan tidak pernah memberi tanda. Dan kedatangannya tiba - tiba yang tidak pernah kita duga.

Oleh karena itu mulailah dari sekarang untuk membuat kebiasaan baik sebagai amalan harian . Agar tiba saatnya kita dipanggil Allah dalam keadaan sedang dalam ketaatan . 

Karena Husnul khotimah bukanlah mudah tapi perlu persiapan dari sekarang . Kematian indah sebagai pilihan karena itu menjadi jawaban bukti ketaatan .

Ada orang yang meninggal dalam keadaan sedang melakukan kebaikan ,misalnya : sholat , ceramah, tilawah AlQur'an, menolong orang yang baru terkena musibah dsb. Tapi ada orang yang meninggal dunia dalam keadaan dia sedang bermaksiat melakukan perbuatan dosa... Naudzubillah min dzalik.

Kebiasaan harian kita menjadi cerminan kematian kita nanti . 
Yuk mulai sekarang persiapkan diri , menata hati agar diri kita cenderung dalam kebaikan . Dan semoga Allah kekalkan hingga ajal menjemput kita . 

Ratih DH Putri
Reli Kabupaten Bekasi

Cikarang 01112018




PESAN

0 Response to "Renungan Hati"

Posting Komentar