Ayub: Masyarakat Kabupaten Bekasi Harus Belajar Dari Sosok Santri Kiai Noe Ali



PKSBekasi, Cikarang Barat - Hari senin ini, 22 oktober 2018, bertepatan dengan lahirnya hari santri nasional. Penetapan tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah terhadap peran para santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Salah satu alumni santri pesantren At Taqwa Ujung Harapan Ayub Rohadi yang kini menjadi anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PKS, saat ditemui di kediamannya, senin 22 oktober 2018, menuturkan bahwa masyarakat Kabupaten Bekasi harus belajar dari sosok santri Kiai Noer Ali.

"Sosok Kiai Noer Ali adalah panutan bagi seluruh santri yang ada di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Bekasi." Tegas Ayub.

Kiai Noer Ali sambung Ayub adalah seorang ulama yang mendapatkan gelar pahlawan Nasional pada 10 November 2006 lalu. "Ketokohan Kiai Noer Ali bahkan telah diakui oleh dunia internasional. Beliau dijuluki sebagai Singa Karawang dan Bekasi atau 'macan' Bekasi, karena kegigihan dan keberanianya berjuang merebut kemerdekaan dari tangan penjajah." Jelasnya lagi

Momentum peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2018, menjadi sangat penting untuk mendorong kembali semangat perjuangan dalam memajukan bangsa Indonesia, menjadi makmur, adil dan sejahtera.

"Bangsa Indonesia dan santri, diibaratkan dua mata rantai yang saling terhubung, menggenggam satu sama lain, dan saling menguatkan agar terus terjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia." Tutup Ayub
PESAN

0 Response to "Ayub: Masyarakat Kabupaten Bekasi Harus Belajar Dari Sosok Santri Kiai Noe Ali "

Posting Komentar