Perjuangan Para Ibu Mengikuti Latansa





PKSBekasi,Jakarta (11/3) -- Sebanyak 1.500 kader wanita PKS se-Kabupaten Bekasi mengikuti Pelatihan Perempuan Siaga (Latansa) hari ini, Ahad (11/3/18) di Bumi Perkemahan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur. Tampak beberapa bus dan mobil diparkir mengelilingi lapangan hijau di mana para kader wanita PKS ini berkumpul.

Pagi-pagi mereka sudah harus berangkat. Bisa dibilang, Latansa tidak hanya melatih perempuan siaga, tapi keluarga siaga PKS. Pasalnya, ketika pelatihan berlangsung, harus ada anggota keluarga yang siap menggantikan peran ibu sementara waktu.

"Umiku ikut Latansa. Ini adik saya Zuhdi. Tadi berangkat jam 5 dari Tambun, bareng teman liqonya Umi," jelas Wafa, 11 tahun sambil menggendong adiknya.

Wafa dan ibunya berangkat dari Tambun, Bekasi. Anak kedua dari empat bersaudara ini bertugas menjaga adiknya selama pelatihan berlangsung. Sigap sekali Wafa didapuk menjaga adiknya, wajahnya sendiri terus mengamati lapangan.

Lain lagi dengan Dilla, Ibu dua anak ini berasal dari Babelan, Bekasi. Ia izin keluar lapangan, menidurkan anaknya yang berusia dua tahun.

"Saya dari Babelan, lumayan jauh dari sini. Berangkat habis Subuh. Tapi ada yang lebih jauh, dari Muara Gembong, dari tempat sana masih jauh. Di rumah, sang kakak dijaga ayahnya," ungkap Dilla.

Di kemah ramah anak yang disediakan panitia, tampak Yuniasih menyusui bayinya yang berusia dua bulan. Bayi mungil ikut menemani ibunya mengikuti Latansa.

"Pagi-pagi saya berangkat dari Bekasi Timur. Bareng anak dan suami saya. Tadi ayahnya yang jaga, terus saya dipanggil panitia, katanya si kecil ini nangis. Mungkin lapar," ungkap Ibu muda ini.

Lain lagi dengan Winda, putri kecilnya justru ikut ke lapangan bersama ibunya. Gadis berjilbab jingga berlari kemana ibunya pergi.

(Us)
PESAN

1 Response to "Perjuangan Para Ibu Mengikuti Latansa"