Tolong Berikan saja untuk Rohingnya



Waktu hampir menunjukkan pukul 24.00 wib, ketika tausiyah yang beliau bawakan selesai. Dilanjutkan dengan bincang-bincang santai karena hampir seluruh panitia dan jamaah peserta mabit kenal dengan beliau dengan baik.

Menjelang tengah malam beliau pamit, diantarkan oleh beberapa panitia yang pernah menjadi binaannya. Ketika sampai didekat kendaraan, seorang panitia menyalami beliau, sambil memberikan sekedar amplop untuk pengganti ongkos bensin kepadanya. Beliau menolak dengan halus.

Panitia yang lumayan dekat hubungannya dengan beliau memaksa agar ustadz karismatik itu mau menerimanya. Melihat hal ini, beliau yang kiranya tak mau menolak rezeki dan mengecewakan saudara sesama muslim yang pernah menjadi muridbya itu menerima amplop itu sekejap. Hanya sekejap, lalu mengenggamkan kembali amplop itu ketangan binaannya itu sambil berkata,

" Saya menerima amplop ini ya. Tapi sekarang tolong berikan amplop ini untuk Rohingya "

Lembut, santun, tenang, namun nadanya dalam penuh ketegasan. Lalu beliau menaiki kendaraan yang membawanya kembali ke rumahnya ditengah kepekatan malam.

Dialah KH. Hidayatullah Nawawi, pemilik, pendiri sekaligus pemimpin Pondok Pesantren Tahfidz Umar bin Khattab, Pulomurup, Kecamatan Tambelang, Kab. Bekasi. Ulama karismatik yang pernah menjadi anggota legislatif DPRD Kab. Bekasi periode 2004-2009 itu memang terkenal sebagai sosok yang sederhana, santun namun penuh ketegasan. Lembut dalam beramar ma'ruf, tegas dalam nahi munkar. Seperti komentar beliau kepada salah seorang pejabat Pemda yang belum lama tertangkap tangan dan digelandang KPK dalam kasus suap perizinan, beliau sempat mengucapkan dengan garang,

" Perut ente udah penuh dengan bara api neraka "

Barakallah buat ustadz KH Hidayatullah Nawawi, semoga Allah menjaga dan melindungi ulama-ulama yang umara, yang dimiliki oleh masyarakat Kabupaten Bekasi.

#maks
PESAN

0 Response to "Tolong Berikan saja untuk Rohingnya"

Posting Komentar