Kunjungi Keluarga Korban yang Dibakar Massa, KH Surahman Hidayat : Ini Bencana Sosial, Hukum dan Agama



PKSBekasi, Cikarang Pusat - Maraknya pemberitaan dibakarnya Muhammad Alzahra, korban terduga pencurian amplifier musholla hingga tewas, mengundang keprihatinan Partai Keadilan Sejahtera ( PKS). Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) PKS KH. Dr Surahman Hidayat bersama Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi Mohamad Nuh mengunjungi keluarga korban di kediamannya, di kawasan Cikarang Kota, Kabupaten Bekasi, Senin (07/17).

Keduanya bertemu dengan istri Alm. Muhammad Alzahra, Zubaedah (26) yang tengah mengandung 6 bulan, beserta putra sulungnya Muhammad Alif Saputra (4) di rumah kontrakan mereka.

Dalam kesempatan ini, Surahman menyampaikan rasa simpati dan keprihatinannya atas peristiwa yang terjadi.

"Kami sangat prihatin atas peristiwa ini. Kasus yang sangat tragis ini adalah bencana sosial, hukum dan agama," kata Surahman.

Menurutnya, tewasnya seorang kepala keluarga dengan meninggalkan seorang istri yang sedang mengandung dan seorang anak balita akan memiliki implikasi sosial. Dan menurut ajaran agama tidak dibenarkan menyakiti sesuatu yang bernyawa dengan menggunakan api.

Surahman juga menambahkan bahwa almarhum termasuk min ahlil khair karena kebaikannya disaksikan oleh para tetangga.

Sedangkan Mohamad Nuh mengatakan bahwa kasih sayang dan baik sangka sangat diperlukan untuk merajut kebangsaan.

"Kasih sayang dan baik sangka sangat diperlukan untuk merajut kebangsaan. Di zaman yang banyak beban dan kesulitan ini diperlukan rasa kebersamaan. Maka, mari kita bergandeng-tangan untuk mengurai kesulitan yang menghimpit kehidupan kita" pungkas Nuh


#maks
PESAN

0 Response to "Kunjungi Keluarga Korban yang Dibakar Massa, KH Surahman Hidayat : Ini Bencana Sosial, Hukum dan Agama"

Posting Komentar