Pusat Khidmat PKS Sepi Usai Pilkada, Warga: Kami Malu



PKSBEKASI,Cikarang Utara - Pusat khidmat PKS yang berada di Cikarang Utara mengalami penurunan jumlah pasien usai berlangsungnya pilkada bupati Bekasi yang berlangsung 15 Februari 2017 lalu.

Pusat khidmat PKS yang diresmikan pertengahan tahun 2016 lalu dimasa sosialisasi dan kampanye pemilihan bupati (pilbup) didatangi sekitar 30 - 50 orang pasien untuk berobat secara gratis dihari pelayanan yaitu pada Hari Jumat, usai pilkada hanya didatangi oleh hanya sekitar 5 - 9 orang saja.

Menurut Ketua Pusat Khidmat PKS Cikarang Utara yang tak bersedia disebutkan namanya ini, dari hasil penyelidikan dilapangan diketahui bahwa, warga yang sempat didatangi untuk ditanyakan alasan mengapa mereka tak mau mendatangi Pusat Khidmat lagi, mereka mengatakan hal yang diluar dugaan.

"Ketika ditanyakan kenapa pada ga datang lagi kesini, mereka bilang katanya malu. Malu karena pas pencoblosan mereka gak memilih bupati yang diusung PKS pada pilbup kemaren" ucapnya sambil tertawa.

Lebih lanjut beliau mengatakan, kalau para warga ini tergiur dengan uang 20ribu yang dijanjikan oleh para tim sukses salah satu calon bupati.

"Katanya gara-gara kita gak milih SAH soalnya pada dikasih uang 20rb jadi pada malu datang kesini. Padahal kami sendiri ga apa-apa. Ada pilkada atau engga ada pilkada, kita tetap melayani masyarakat" paparnya.

Namun ia yakin kalau lama kelamaan masyarakat akan mendatangi pusat khidmat kembali.

"Nanti juga akan datang lagi saat mereka benar-benar butuh. Apalagi kalo bupati yang kasih uang 20rb itu jelas tak mengubah nasib mereka menjadi lebih baik" pungkasnya berseloroh.

#maks
PESAN

0 Response to "Pusat Khidmat PKS Sepi Usai Pilkada, Warga: Kami Malu"

Posting Komentar