Saduddin, Sosok Guru dan Ustadz yang Membaja



Besar dari keluarga guru ( ustadz) membuat Sa’duddin bercita-cita menjadi seorang penyampai ilmu. Kecintaan dengan ilmu membuat daya bacanya tinggi. Mengajar dan belajar sudah menjadi hal yang biasa ia tekuni sejak muda. Ia punya keyakinan agar ilmu tidak lupa atau hilang adalah dengan cara mengajarkannya. Tekadnya bulat untuk tetap mengajar minimal untuk anak-anaknya.


Selepas kuliah, ia sibukkan diri dan terjun memberikan ceramah-ceramah baik ilmu-ilmu agama maupun ilmu lainnya. Sifatnya yang supel membuat ia mudah diterima masyarakat. Tak ayal tiap kali ia ceramah, selalu dipadati jamaah. Argumentatif dan dengan hati, sehingga  ilmunya sampai ke hati jamaahnya. Cita-cita besarnya satu.  Bagaimana Bekasi menjadi lebih baik dengan sentuhan dakwah. Untuk itu, ia bersama teman-temannya membentuk lembaga dakwah sebagai tempat berkhidmat. berdakwah adalah aktivitas yang menjadi gaya hidupnya. Baginya berdakwah adalah cara untuk menajamkan nilai spiritual dan intelektualnya.


Meskipun begitu, masyarakat Bekasi merupakan masyarakat yang heteogen. Ada saja yang menjadi batu sandungan saat berdakwah. Namun hal ini tidak jadi beban apalagi gentar. “Tugas kita adalah menyampaikan. Soal ditentang atau diterima itu urusan dia dan Allah. Para nabi saja banyak yang menentang, apalagi kita?”,Paparnya.


Selain berdakwah di masyarakat,  ia juga menyibukkan dirinya dengan mengajar di sekolah formal. Ia dedikasikan dirinya untuk SD Islam Almuslim. Sebelum akhirnya ia putuskan  untuk mendirikan SDIT Thariq bin ziyad. Walau dengan segalah keterbatasan ia bertekad  untuk menghadirkan sekolah yang diinginkannya. Sekolah yang menggabungkan nilai-nilai spitritul dan teknologi.


Lama sebagai seorang praktisi pendidikan, ia paham betul bagaimana susah dan payahnya menjadi guru.  Guru adalah profesi yang sangat layak dihargai. Dibawah bendera Thoriq Bin Ziyad ia berjanjikan akan memberikan rasa nyaman dan sejahtera kepada guru dan karyawan. Baginya, guru merupakan agen-agen dakwah yang efektif untuk menelurkan fikroh keislaman. Dengan semangat itulah Sekolah yang ia rintis mengalami perkembangan pesat seperti sekarang ini. Sa’duddin mengajarkan kepada kita arti sebuah tekad yang membaja.

Dhiyaa Uddin




PESAN

0 Response to "Saduddin, Sosok Guru dan Ustadz yang Membaja"

Posting Komentar