Cinta Guru



Kita tahu, tak banyak yang masih mengingat nama guru-guru kita dari awal kita menjejakkan langkah kita memasuki gedung sekolah. Bukan karena tak cinta pada mereka. Tapi karena tak terhitung deretan nama yang telah memberi cercahan ilmu dan untaian kalam sepanjang hidup kita sampai saat ini.

Kita tahu, bahwa jasa-jasa para guru tak bisa kita tukar dengan lembaran-lembaran kertas penghargaan karena memang ketinggian nilai kebaikan yang tercurah pada kita selama kita membersamai mereka. Dalam keringat bahkan tetes air mata mereka. Dalam tatapan gemas bahkan tamparan penuh cinta. Dalam hembusan nafas dan di sudut malam tak lelah menyebut nama kita dalam doa.

Kita tahu, ucapan terima kasih ini mampu mengukir senyum cerah dan menghapus sejenak peluh dalam lelah.

Tapi tahukah kita,
Rasa syukur dan terima kasih akan jasa mereka dalam hidup kita akan begitu berarti bagi dunia akhirat mereka apabila...
Kita telah mampu memahami perjuangan mereka pada anak-anak bangsa.
Kita mampu meneruskan perjuangan mereka itu atas nama rasa cinta kita untuk ikut serta mempersembahkan apa yang kita punya demi menyambung cita-cita luhur mereka

Kita tahu dibalik kehebatan seorang kesatria Muhammad Al Fatih ada Syech Syamsuddin yang mencetak panglima perang muda yang dikhabarkan oleh Rasulullah mulia.

Di balik kecemerlangan Imam Syafi'i ada nama sang guru, Imam Malik yang mampu mencetak ulama fikih yang meneruskan kecakapannya dalam meriwayatkan hadist

Maka saksikanlah kita
Meneruskan perjuangan para guru-guru kita dengan mencetak generasi penerus kita. Penerus masa depan bangsa, dan menjadikan mereka pemimpin yang membawa kita dan bangsa ini menjejakkan kaki bersama-sama disyurga.

Guru-guru yang namanya tak tertulis dalam sejarah manusia. Tapi pasti tertulis dalam kitab diatas singgasana Nya.
Dan pastikan, nama kita juga ada disana. Atas nama cinta, kita meneruskan cita-cita para guru kita.

Terimakasih guru


Sri Suharni
Ketua Relawan Literasi Kab Bekasi
PESAN

0 Response to "Cinta Guru "

Posting Komentar